Tips Menjaga Protokol Kesehatan bagi Anak Saat PTM

Tips Menjaga Protokol Kesehatan bagi Anak Saat PTM

Pandemi Covid-19 belum usai, tapi kini muncul varian baru yang kemampuan penyebarannya lebih cepat lagi. Beberapa negara di Eropa seperti Inggris mengalami lonjakan kasus positif karena kemunculan varian Omicron. Ini tentunya membuat khawatir murid-murid yang baru mengikuti Pembelajaran Tatap Muka atau PTM dan orang tua yang baru saja melepas anaknya sekolah. Sebelum kemunculan varian baru ini, sekolah yang menerapkan PTM sudah diminta menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Daftar isi:

  1. 1. Aturan Terkait Protokol Kesehatan
  2. 2. Tips Menjaga Protokol Kesehatan untuk Anak Selama PTM

Aturan Terkait Protokol Kesehatan

Sebenarnya pemerintah sudah menerapkan aturan yang berhubungan dengan protokol kesehatan untuk penyelenggaraan PTM. Berikut ini 7 poin aturan Prokes Pembelajaran Tatap Muka yang dikutip dari laman situs Kementerian Kesehatan Indonesia:

  1. Pendidik dan peserta didik harus dalam keadaan sehat
  2. Pendidik dan peserta didik tidak mempunyai gejala Covid-19, juga termasuk anggota keluarga yang tinggal dalam satu rumah
  3. Pendidik dan peserta didik yang mengidap komorbid atau penyakit penyerta harus dalam keadaan terkontrol
  4. Memakai masker kain tiga lapis atau masker medis yang sekali pakai. Untuk masker kain harus diganti tiap empat jam atau bila sudah basah/lembab/kotor
  5. Mencuci tangan menggunakan sabun dan membersihkannya dengan air mengalir atau hand sanitizer
  6. Menjaga jarak aman minimal 1,5 meter dan hindari kontak fisik, seperti cium tangan atau salaman.
  7. Menerapkan etika batuk, yaitu menutup menggunakan siku tangan bagian dalam.

Tips Menjaga Protokol Kesehatan untuk Anak Selama PTM

Bagi orang tua yang anaknya sekarang mulai melakukan Pembelajaran Tatap Muka terbatas, memastikan anak mengikuti protokol kesehatan adalah hal yang penting. Ini untuk memastikan mereka aman selama di sekolah. Berikut ini tipsnya: 

Pastikan anak sudah divaksin

Pemerintah pusat sudah mulai memprogramkan vaksin untuk anak usia 6 – 11 tahun. Dengan mengikuti program vaksinasi Covid-19, anak akan aman ketika berkegiatan di sekolah saat PTM. Selama mengikuti PTM, anak akan terlibat dalam beragam kegiatan, seperti olahraga dan ini berisiko terjadinya penularan. Ikatan Dokter Anak Indonesia merekomendasikan anak yang telah menerima dosis vaksin lengkap dan tanpa komorbid untuk mengikuti PTM. Untuk anak yang memiliki komorbid, sebaiknya berkonsultasi dulu dengan dokter spesialis anak sebelum mengikuti pembelajaran tatap muka. Dengan mengikuti protokol kesehatan, anak diharapkan akan terhindar dari terinfeksi virus penyebab Covid-19 selama belajar di sekolah. 

Jakarta Bergerak Bantu Masyarakat Terdampak

Cek kondisi tubuh sebelum pergi ke sekolah

Pastikan cek kondisi tubuh anak sebelum mereka pergi ke sekolah. Ini bertujuan supaya orang tua tahu apakah anak dalam keadaan sehat atau tidak. Memastikan kondisi kesehatan anak akan mencegah anak terinfeksi virus Covid-19. Jadi, pastikan ikuti tips protokol kesehatan ini.

Pastikan ukur suhu tubuh ketika tiba di sekolah

Ini adalah salah satu protokol kesehatan yang diwajibkan dilakukan. Saat ini tiap sekolah diwajibkan untuk melakukan pengecekan suhu tubuh murid sebelum mereka masuk area sekolah. Para orang tua juga bisa mengecek suhu tubuh anak sebelum mereka pergi sekolah atau setibanya mereka dari sekolah. Ini untuk memastikan kondisi kesehatan mereka sebelum pergi dan sepulang dari sekolah. 

Ingatkan anak untuk selalu mengenakan masker 3 lapis

Protokol kesehatan lainnya yang tak boleh diabaikan adalah mengenakan masker tiga lapis. Ingatkan anak untuk selalu mengenakan masker ketika mereka berada di kelas dan lingkungan sekolah. Ini sangat penting, khususnya jika sekolah anak berada di daerah yang memiliki jumlah kasus positif Covid-19 yang tinggi. IDAI juga mengingatkan orang tua agar mereka mengajarkan anak-anaknya cara mengenakan masker yang benar, mengganti masker medis dan masker kain tiap 4 jam, menyimpan masker dengan baik saat tidak dikenakan. 

Selalu ingatkan anak untuk mencuci tangan dengan benar

Mencuci tangan menggunakan sabun dengan benar selama kurang 20 detik kemudian membersihkannya dengan air mengalir adalah salah satu aturan protokol kesehatan yang penting untuk diikuti. Pastikan orang tua mengajari anak cara mencuci tangan dengan benar sebelum dan sesudah beraktivitas, khususnya sebelum makan dan sesudahnya atau setelah batuk atau bersin.

Jika tidak tersedia fasilitas mencuci tangan, bekali anak dengan hand sanitizer agar mereka bisa menggunakannya untuk membersihkan tangan mereka. Beritahukan anak untuk menghindari menyentuh bagian mata, hidung serta mulut untuk menghindari penularan virus.

Ingatkan anak untuk menjaga jarak aman

Protokol kesehatan lainnya yang perlu untuk diikuti oleh anak yaitu menjaga jarak fisik, terutama jika anak datang ke sekolah menggunakan transportasi umum. Informasikan kepada anak untuk menjaga jarak aman minimal 1,5m selama mereka berada di sekolah. Beritahukan anak untuk membuka jendela angkutan umum agar mendapatkan sirkulasi udara jika memungkinkan.

Bila menunjukkan gejala sakit, jangan biarkan mereka ke sekolah 

Apabila anak memperlihatkan beberapa gejala terserang penyakit seperti demam, sakit kepala, batuk, hidung tersumbat, sesak nafas, sakit tenggorokan, nyeri otot, kelelahan, diare, mual atau muntah, nafsu makan menurun, atau hilangnya indra penciuman dan perasa, jangan biarkan anak untuk mengikuti pembelajaran tatap muka. Laporkan kesehatan anak pada pihak sekolah dan tanyakan kemungkinan untuk mengikuti PJJ atau pembelajaran jarak jauh. Lakukan segera tes usap untuk mengetahui kondisi kesehatan anak. 

Dengan mengikuti protokol kesehatan selama mengikuti Pembelajaran Tatap Muka terbatas, anak akan terhindar dari risiko tertular atau menularkan virus penyebab Covid-19. Jangan lengah untuk selalu memperhatikan kondisi anak sebelum atau setelah pulang dari sekolah dan jangan lupa daftarkan anak untuk mengikuti vaksinasi anak.

Di sela-sela waktu menemani anak-anak belajar, mari bantu pasien tidak mampu yang mengidap berbagai penyakit. Cukup download aplikasi WeCare.id di Google Play atau App Store untuk donasi mudah dan praktis kapan saja. 

Yuk, ulurkan tanganmu untuk bantu sesama bersama WeCare.id!

Klik Untuk Donasi - Alami Komplikasi Penyakit Hingga Tubuhnya Semakin Kurus, Nurbaiti Butuh Bantuanmu Segera!
Infeksi Pernapasan
Nurbaiti
Oleh Medikator
  1. Terdanai Rp.730,076
  2. Pencapaian 3.46%
  3. Donatur 21

Referensi

7 Poin Prokes Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas – Kapasitas 100%. (2022). Diambil kembali dari promkes.kemkes.go.id.

7 Tips Aman Sekolah Tatap Muka di Masa Pandemi. (2021). Diambil kembali dari sdn3besuki.sch.id.

Memastikan Si Kecil Tetap Jaga Prokes Saat Mulai PTM. (2021). Diambil kembali dari klikdokter.com.

Nugroho, F. T. (2022). Cara Menjaga Anak Terhindar dari COVID-19 Selama Pembelajaran Tatap Muka. Diambil kembali dari bola.com.

Ramadhanty, R. (2022). PTM Mulai Berlaku, Ini 5 Tips Anak Aman dari COVID-19 Saat Kembali Sekolah. Diambil kembali dari health.detik.com.

Sumber Featured Image : Lisanto 李奕良 on Unsplash