Eucalyptus untuk Obat Covid-19? Cek Faktanya!

Eucalyptus untuk Obat Covid-19? Cek Faktanya!

Sejak pertama kali kasus Coronavirus Disease 19 yang terjadi di Wuhan, Cina tepatnya di bulan Desember, banyak beredar rumor tentang obat apa saja yang bisa menyembuhkan kita dari Covid-19. Mulai dari anjuran untuk mengkonsumsi campuran dari air hangat dan garam hingga minyak kayu putih yang bisa menjadi obat Covid-19. Rumor ini diawali dari pesan yang tersebar di WhatsApp mengenai salah seorang pasien yang bisa sembuh lantaran menggunakan rajin menggunakan minyak kayu putih. 

Klik Untuk Donasi - Ibu Tati Positif Covid-19 Hingga Alami Perdarahan di Otak, Pertolonganmu Sangat diHarapkan!
Hipertensi, Gagal Ginjal, Anemia
Tati Mulyati
Oleh Medikator
  1. Terdanai Rp.1,585,000
  2. Pencapaian 18.78%
  3. Donatur 43

Namun, apakah itu benar jika minyak kayu putih yang bernama latin Eucalyptus ini bisa mengobati Coronavirus Disease 19? Mari kita cek kebenarannya!

Sekilas Mengenai Eucalyptus

Eucalyptus atau biasa dikenal dengan sebutan minyak kayu putih merupakan obat tradisional yang sering digunakan untuk mengobati sakit yang berhubungan dengan saluran pernapasan seperti sinusitis, asma, dan paru-paru  (Sudrajat S, 2020). Minyak kayu putih juga dapat meredakan mual dan mengobati masuk angin dengan mencium aromanya atau membalurkan ke tubuh. 

Nama lain Eucalyptus adalah 1,8-sineol yang merupakan bahan aktif hasil dari proses isolasi tanaman kayu putih secara destilasi. Umumnya, minyak kayu putih mengandung 50 – 65% 1,8-sineol. 

Manfaat Eucalyptus

Eucalyptus memiliki beragam khasiat yang dapat digunakan untuk membantu mengobati penyakit, di antaranya: 

1. Mengobati masalah pada pernapasan

Kita mungkin sudah sering melakukannya, yaitu mengobati sakit yang berhubungan dengan saluran pernapasan menggunakan minyak kayu putih. Contohnya ketika sedang masuk angin, sakit tenggorokan, batuk, serta sinusitis. 

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Susana Elya Sudrajat (2020), 1,8-Sineol merupakan senyawa monoterpen yang mempunyai khasiat sebagai anti inflamasi dan antioksidan. Biasanya memang digunakan untuk mengobati gangguan saluran nafas. Selain itu, Eucalyptus juga berpotensi mengandung antijamur, antivirus, antibakteri, antimikroba yang sangat baik dan dibutuhkan untuk meracik obat-obat penyakit saluran pernapasan. 

Untuk pasien asma, minyak kayu putih dapat memberi efek yang menenangkan sehingga saluran pernapasan dapat kembali longgar. Maka, biasanya eucalyptus pun terdapat di dalam inhaler. Selain itu, uapnya dapat meredakan hidung yang tersumbat sehingga mencegah terkena bronkitis.

2. Meredakan rasa nyeri pada persendian

Ketika terjadi nyeri pada persendian tubuh, salep yang mengandung mint atau minyak kayu putih sering digunakan untuk obat lantaran dapat meredakan rasa sakitnya. Hal ini dikarenakan eucalyptus mempunyai sifat anti inflamasi dan analgesik. Maka, minyak satu ini pun dapat digunakan untuk meredakan rematik, melemaskan otot-otot yang kaku dengan cara mengoleskannya, atau meredakan sakit luka akibat terkilir. 

Gotong Royong Bantu UMKM dan Masyarakat Bertahan di Tengah Pandemi

Benarkah Eucalyptus Dapat Mengobati Covid-19?

Dari uraian singkat tersebut, kita dapat mengetahui jika eucalyptus mengandung antimikroba yang memiliki potensi sebagai salah antivirus untuk melawan SARS-CoV-2. Dalam investigasi in-silico (simulasi penelitian memakai komputer) oleh da Silva et al yang meneliti adanya proses pengikatan molekul dalam minyak kayu putih terhadap protein utama, enzim dan RNA virus SARS-CoV-2 menghasilkan jika proses pengikatan tersebut cenderung lemah yang tidak memungkinkan adanya interaksi. Kendati demikian, komponen lain yang terkandung dalam eucalyptus dapat menjadi agen antivirus yang bisa membantu mengurangi gejala pada penderita Covid-19. 

Dalam penelitian lainnya, SARS-CoV-2 Mpro dan eucalyptol mempunyai ikatan yang kuat sehingga dapat berpotensi untuk obat terapi pasien Covid-10 lantaran dapat menghilangkan SARS-CoV-2 Mpro. Namun, penelitian-penelitian tersebut masih secara in-silico atau in-vitro sehingga diperlukan penelitian serta studi lebih lanjut untuk membuktikannya. 

Jadi, menurut kamu apakah benar eucalyptus dapat menjadi obat Covid-19? Untuk jawaban pastinya, mari kita serahkan kepada para ahlinya. Kita bisa membantu mereka dengan terus menerapkan protokol kesehatan agar dapat terhindar dari coronavirus disease 19. Selain itu, mari kita ulurkan tangan untuk membantu para pasien yang tengah berjuang dengan penyakitnya. Satu rupiah yang kita berikan akan sangat membantu mereka untuk. Semangati mereka melalui donasi menggunakan aplikasi WeCare.id yang bisa diunduh di Google Play Store atau App Store

Klik Untuk Donasi - Yuk Bantu Ibu Mariati Lunasi Tunggakan Persalinan Buah Hatinya!
Persalinan Normal
Mariati
Oleh Medikator
  1. Terdanai Rp.856,000
  2. Pencapaian 106.06%
  3. Donatur 9

Referensi: 

dr. Anastasia Feliciana. 2020. Efikasi Dan Aspek Keamanan Minyak Eucalyptus Pada COVID-19. tps://www.alomedika.com/cme/efikasi-dan-aspek-keamanan-minyak-eucalyptus-pada-covid

Halo Sehat. 7 Manfaat Minyak Eucalyptus Putih Bagi Kesehatan. https://hellosehat.com/herbal-alternatif/herbal/manfaat-minyak-eucalyptus/

Irma Garnesia. 2020. Hoaks & Fakta: Kemampuan Eucalyptus Tangkal COVID-19https://tirto.id/hoaks-fakta-kemampuan-eucalyptus-tangkal-covid-19-f4SB.

Sudrajat S. 2020. Minyak Kayu Putih, Obat Alami dengan Banyak Khasiat: Tinjauan Sistematik. Jurnal Kedokteran Meditek: Jakarta. 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *