Cara Mengatasi Jerawat Akibat Penggunaan Masker

Cara Mengatasi Jerawat Akibat Penggunaan Masker

Di masa normal baru, penggunaan masker telah menjadi salah satu bagian yang wajib digunakan dalam kegiatan sehari-hari. Sayangnya masker yang digunakan bisa menjadi penyebab munculnya jerawat di wajah Teman Peduli.

Masker memang dapat memberikan perlindungan ekstra dari serangan virus. Namun masker juga dapat menyebabkan iritasi kulit dan menyumbat pori-pori pada kulit wajah. Hasilnya, jerawat mulai tumbuh di sekitar area wajah yang tertutup masker.

Bagaimana masker bisa menyebabkan jerawat

Setidaknya ada 3 hal yang menyebabkan timbulnya jerawat karena penggunaan masker:

1. Gesekan

Masker bisa menyebabkan iritasi kulit melalui gesekan antara bagian masker dengan permukaan kulit wajah. Area yang paling berisiko mengalami gesekan adalah bagian pangkal hidung dan bagian belakang telinga, tempat tali masker menempel. Tekanan masker dalam waktu yang lama bisa mengakibatkan kerusakan pada kulit wajah.

2. Iritasi

Bahan masker ternyata bisa menyerap minyak alami kulit. Bagi sebagian orang, hal ini bisa menyebabkan kekeringan pada kulit sehingga membuatnya menjadi lebih peka dan mudah iritasi. Bagian kulit wajah yang mengalami iritasi bisa berubah menjadi kemerahan, timbul bercak, pengelupasan kulit, hingga noda hitam. Kondisi kulit tertentu seperti psoriasis, dapat membuat iritasi kulit semakin parah.

3. Oklusi

Masker yang digunakan juga dapat menyebabkan masalah. Pori-pori yang tersumbat bisa menimbulkan jerawat. Nafas yang terperangkap dalam masker dapat membuat permukaan kulit menjadi lembap. Hal ini juga berpotensi menyebabkan folikulitis, yaitu serangan jamur dan bakteri pada folikel rambut.

Klik Untuk Donasi - Bantu Tenaga Medis Melawan Covid-19!
  1. Terdanai Rp.4,654,700
  2. Pencapaian 0.47%
  3. Donatur 89

Cara memilih masker

Salah satu penyebab timbulnya jerawat adalah pemilihan masker yang tidak tepat. Dalam laporan WHO yang terbit bulan Juli 2020 disebutkan bahwa jerawat sering muncul karena penggunaan masker filter daripada masker medis.

Bahan sintetis yang digunakan pada masker cenderung membuat oklusi dan iritasi semakin parah. Hal ini dapat menjadi parah untuk mereka yang memiliki kulit sensitif. Karena itu dianjurkan untuk menggunakan masker berbahan ringan dan dapat membuat kulit lebih mudah bernapas.

Tips merawat kulit dari jerawat

1. Cuci muka terlebih dahulu

Kotoran dan minyak pada kulit akan terperangkap di bawah masker dan dapat menyebabkan munculnya jerawat. Selalu pakai masker setelah membersihkan wajah. Pilih pembersih wajah yang lembut, bebas pewangi, dan bebas minyak. Bilas dengan air hangat, jangan panas. Hindari menggosok atau menggosok kulit.

2. Oleskan pelembab yang baik

Pelembap dapat menjaga kulit tetap terhidrasi dan bertindak seperti penghalang gesekan dari masker. Pilih pelembap yang bebas pewangi dan bebas minyak. Cari pelembap dengan bahan pelindung seperti ceramide dan hyaluronic acid. Hindari produk berat yang dapat menyumbat kulit dan membuat kulit berjerawat.

3. Hindari penggunaan riasan

Jangan memakai riasan di balik masker. Masker berfungsi seperti penghalang oklusif. Kulit akan lebih terbebani dengan riasan yang dapat menyumbat pori-pori. Selain itu, riasan dapat mengotori kain masker.

Klik Untuk Donasi - GERAKAN 1.000.000 FACE SHIELD UNTUK INDONESIA
  1. Terdanai Rp.640,000
  2. Pencapaian 0.03%
  3. Donatur 12

4. Hanya gunakan masker bersih

Kotoran dan minyak dari kulit wajah ditambah bakteri dari mulut dan hidung akan berakhir di masker kain yang Teman Peduli gunakan. Siapkan masker cadangan dan cucilah setelah digunakan.

5. Gunakan detergen bebas pewangi

Saat mencuci masker, pilih detergen bebas pewangi. Wewangian di dalam kain bisa menyebabkan iritasi, jadi lebih baik jika Teman Peduli menghindarinya.

6. Jangan menggunakan kembali masker medis

Masker medis tidak dimaksudkan untuk digunakan kembali karena tidak ada cara yang sesuai untuk membersihkannya. Jika Teman Peduli memilih untuk menggunakannya, jangan gunakan masker medis yang sama dua kali.

7. Lindungi telinga

Lingkaran tali elastis dapat menyebabkan luka gesekan di bagian belakang telinga. Jika Teman Peduli memiliki kulit sensitif atau harus memakai masker untuk waktu yang lama, cobalah untuk memasang tali pengikat ke kancing di ikat kepala atau ke klip di belakang kepala.

Klik Untuk Donasi - Sehat Bersama Indonesia Sanus Volunteers
  1. Terdanai Rp.472,690
  2. Pencapaian 0.45%
  3. Donatur 0

Di saat kita bisa memikirkan bagaimana caranya mengatasi jerawat akibat penggunaan masker, banyak teman-teman kita yang bahkan belum bisa mendapatkan masker. Mereka berjuang di tengah pandemi Covid-19 tanpa mampu membeli masker.

Karena itu, WeCare mau ajak kamu untuk melakukan hal istimewa dan bantu pasien tidak mampu! Buka tautan diatas untuk donasi atau gunakan aplikasi WeCare.id di App Store atau Google Play supaya donasi menjadi lebih mudah. Betapa indahnya, berbagi pada sesama yang membutuhkan!

Referensi

Blasco, L. (2020, Juli 29). Coronavirus: cómo lidiar con el “maskné”, el acné por el uso de la mascarilla. Bbc.com.
Maryann Mikhail, M. (2020, Juni 1). 8 Tips to Prevent Acne Caused by Face Masks (‘Maskne’). Goodrx.com.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *