Lebaran merupakan momen istimewa untuk berkumpul bersama keluarga besar. Namun, sering kali suasana hangat ini diwarnai dengan pertanyaan-pertanyaan yang kurang nyaman, seperti “Kapan menikah?”, “Sudah kerja di mana?”, atau “Kapan punya anak?”. Semua pertanyaan tersebut tak jarang membuat kita merasa kurang nyaman dan terpojok.
Daftar isi:
Jenis-jenis Pertanyaan Menyebalkan Saat Lebaran
Berdasarkan survei Jakpat tahun 2016, pertanyaan seputar pernikahan dan hubungan asmara menjadi yang paling sering muncul saat Lebaran. Faktanya pertanyaan-pertanyaan tersebut masih sering ditanyakan oleh anggota keluarga saat Lebaran hingga saat ini.
Beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan menurut survei Jakpat adalah “Kapan nikah?” menduduki peringkat teratas dengan 53.9%, diikuti “Calonnya mana?” (37.3%), dan “Kapan mulai kerja?” (24.68%). Pertanyaan-pertanyaan ini juga termasuk yang paling tidak disukai, dengan “Kapan nikah?” menjadi yang paling mengganggu (40.14%).
Menariknya, survei Jakpat menunjukkan bahwa mayoritas responden (46.52%) memilih untuk menjawab dengan jujur, sementara 27.09% menjawab seadanya. Yang lebih menggembirakan, sebagian besar responden tidak menghindari orang yang bertanya setelahnya, menunjukkan sikap dewasa dalam menghadapi situasi tersebut.
Saran Psikolog Ketika Menghadapi Pertanyaan Sensitif
Psikolog Career and Student Development Unit (CSDU) FEB UGM, Anisa Yuliandri, S.Psi., M.Psi., Psikolog, menyarankan bahwa menghadapi pertanyaan basa-basi saat Idul Fitri perlu dilakukan dengan sikap asertif.
Menurutnya, kita berhak untuk menolak menjawab pertanyaan yang tidak ingin kita bahas, tetapi tetap dengan cara yang sopan dan tidak menyinggung perasaan orang lain.
Selain itu, Anisa juga menekankan pentingnya memahami bahwa tidak semua pertanyaan yang diajukan keluarga bertujuan untuk menyudutkan, melainkan bisa jadi hanya sebatas obrolan ringan tanpa maksud tertentu.
10 Tips Jitu Hadapi Pertanyaan Sensitif Saat Lebaran Idul Fitri 2025
Berikut adalah tujuh cara elegan untuk menghadapi pertanyaan menyebalkan saat Lebaran 2025 yang telah disiapkan oleh kami dari tim WeCare.id:
1. Persiapkan Jawaban yang Sopan dan Jelas
Sebelum menghadiri acara keluarga, ada baiknya mempersiapkan jawaban untuk pertanyaan-pertanyaan yang mungkin muncul. Jawaban yang sopan namun tegas dapat membantu menjaga komunikasi tetap baik tanpa memperpanjang topik yang tidak diinginkan.
Misalnya, jika ditanya “Kapan menikah?”, kita bisa menjawab, “Saya sedang fokus pada karier saat ini, doakan yang terbaik ya.” Survei Jakpat menunjukkan bahwa banyak responden memilih untuk menjawab pertanyaan ini dengan santai agar suasana tetap kondusif.
2. Gunakan Humor sebagai Tameng
Humor ringan bisa menjadi cara efektif untuk mencairkan suasana. Survei Jakpat menunjukkan bahwa 36.45% responden memilih untuk membawa pertanyaan ke arah yang lebih santai atau humoris. Misalnya, jika ditanya tentang kapan menikah, kita bisa menjawab dengan candaan, “Sepertinya Tuhan masih ingin saya menikmati masakan ibu lebih lama lagi.”
3. Berikan Jawaban Singkat dan Padat
Tidak semua pertanyaan membutuhkan jawaban panjang lebar. Jika merasa tidak nyaman, berikan jawaban singkat namun tetap sopan.
Misalnya, saat ditanya “Sudah kerja di mana?”, kita bisa menjawab, “Saya bekerja di sektor pendidikan.”
Jawaban singkat seperti ini menghindarkan kita dari pembahasan lebih lanjut yang mungkin tidak diinginkan.
4. Alihkan Pembicaraan ke Topik Lain
Jika merasa tidak nyaman, alihkan topik pembicaraan ke hal-hal yang lebih positif. Survei menunjukkan bahwa 16.17% responden memilih untuk mengalihkan pembicaraan ketika mendapat pertanyaan yang tidak diinginkan. Kita bisa bertanya balik tentang kesehatan atau kegiatan mereka selama setahun terakhir.
Misalnya saat ditanya “Kapan lulus kuliah?”, kita bisa menjawab “Doakan supaya cepat lulus. Oh, iya. Anak Tante masuk kuliah tahun ini, kan? Masuk universitas mana?”
6. Praktikkan Teknik Pengendalian Diri
Tetap tenang dan sabar adalah kunci. Tarik nafas dalam-dalam sebelum menjawab pertanyaan yang menyebalkan. Ingat bahwa reaksi emosional hanya akan memperburuk situasi. Cobalah untuk melihat dari sudut pandang orang yang bertanya; mungkin mereka tidak bermaksud buruk.
Menurut Anisa Yuliandri, S.Psi., M.Psi., Psikolog dari CSDU FEB UGM, penting untuk mengubah cara pandang terhadap pertanyaan basa-basi agar tidak menimbulkan stres. Jika kita menganggapnya sebagai tekanan, tubuh dan pikiran akan bereaksi negatif.
7. Batasi Diri dengan Elegan
Jika pertanyaan terus berlanjut dan kita merasa tidak nyaman, tidak ada salahnya untuk secara sopan mengakhiri percakapan. Kita bisa berpura-pura ingin mengambil minuman atau menyapa anggota keluarga lain. Cara ini memungkinkan kita untuk keluar dari situasi tanpa menimbulkan kesan negatif.
8. Ciptakan “Buddy System”
Buat kesepakatan dengan saudara atau sepupu yang seusia untuk saling mendukung. Jika salah satu dari kita mendapat pertanyaan menyebalkan, yang lain bisa membantu mengalihkan pembicaraan atau memberikan dukungan moral.
9. Manfaatkan Aktivitas Bersama
Usulkan kegiatan bersama seperti bermain game, menonton film, atau memasak bersama. Aktivitas ini bisa mengalihkan perhatian dari pertanyaan-pertanyaan pribadi dan menciptakan momen kebersamaan yang lebih positif.
10. Bersikap Proaktif dalam Percakapan
Ambil inisiatif dalam memulai percakapan tentang topik-topik yang kita sukai atau kuasai. Ini akan memberi kita kendali atas arah pembicaraan dan mengurangi kesempatan orang lain untuk mengajukan pertanyaan yang tidak diinginkan.
Hadapi Pertanyaan Menyebalkan Saat Lebaran 2025 dengan Elegan
Menghadapi pertanyaan menyebalkan saat Lebaran memang bisa menjadi tantangan. Namun, dengan persiapan dan strategi yang tepat, kita dapat mengatasinya dengan elegan tanpa merusak suasana kebersamaan.
Ingatlah bahwa tujuan utama Lebaran adalah mempererat tali silaturahmi. Jadi, fokuslah pada hal-hal positif dan jangan biarkan pertanyaan-pertanyaan menyebalkan merusak momen berharga bersama keluarga.
Dengan menjawab secara bijak dan positif, kita tidak hanya menjaga perasaan diri sendiri tetapi juga membantu menciptakan suasana Lebaran yang lebih harmonis untuk semua orang.
Apakah tips menjawab pertanyaan menyebalkan saat Lebaran 2025 di atas berguna bagi Sobat WeCare? Bisa dicoba nih saat mudik nanti. Perlu info menarik lain tentang Ramadhan serta Lebaran? Cek blog WeCare.id. Unduh aplikasi WeCare.id untuk kenyamanan mencari informasi.
Referensi
Iqrimah, A. N. (2023). 7 Tips Menghadapi Pertanyaan Menyebalkan Saat Lebaran, Jangan Emosi Dulu. Diambil kembali dari www.akurat.co.
Lebaran Tiba, Beragam Pertanyaan Tiba. (2016). Diambil kembali dari insight.jakpat.net.
Prasida, F. M. (2024). 7 Tips Menghadapi Pertanyaan Kurang Menyenangkan saat Lebaran. Diambil kembali dari www.idntimes.com.
Purnama, M. R. (2023). Tips Jitu Menjawab Pertanyaan Menyebalkan Saat Lebaran. Diambil kembali dari blog.kredivo.com.
Salim, M. P. (2023). 8 Tips Menghadapi Pertanyaan Menyebalkan saat Lebaran, Jangan Terlalu Personal. Diambil kembali dari www.liputan6.com.
shofihawa. (2025). Tips Bijak Hadapi Pertanyaan Basa-Basi Saat Lebaran. Diambil kembali dari feb.ugm.ac.id.
Zaini, R. L. (2022). 5 Pertanyaan yang Gak Etis Banget Ditanyakan Ketika Kumpul Keluarga saat Lebaran. Diambil kembali dari www.hipwee.com.