Mitos seputar kehamilan, Salah Satunya tentang Kopi

Mitos seputar kehamilan, Salah Satunya tentang Kopi

Kehamilan memberikan kabar yang membahagiakan bagi keluarga, saudara dan teman. Semua menantikan kehadiran sang jabang bayi. Namun, kehamilan juga terkadang membawa cerita-cerita yang menakutkan. Beberapa mitos seputar kehamilan membuat sang calon ibu menjadi khawatir. Berikut ini beberapa mitos yang banyak beredar di kalangan masyarakat. 

Mitos: Morning sickness hanya dialami saat pagi hari

Fakta: salah satu mitos seputar kehamilan yang banyak kita dengar adalah mual-mual di pagi hari. Ternyata faktanya mual-mual selama masa kehamilan bisa dialami kapan saja. Mual-mual karena perubahan hormon ini memang pada sebagian wanita kerap kali terjadi di pagi hari. Setelah 3 bulan kondisi ini akan membaik. Namun tidak semua wanita mengalami hal yang sama. Ada yang mengalami hal yang berbeda. 

Mitos: Wanita hamil porsi makannya harus dua kali lipat

Mitos seputar kehamilan lainnya yaitu tentang porsi makan wanita hamil. Dikatakan kalau wanita hamil itu makan untuk dua orang, ibu hamil dan jabang bayi. Faktanya bayi mendapatkan semua energi dan nutrisi dari makanan yang dikonsumsi ibunya.

Namun memang asupan kalori meningkat secara otomatis saat seorang wanita hamil. Mereka membutuhkan tambahan kalori sebesar 300 kalori per hari. Konsumsi ini untuk menunjang pertumbuhan bayinya. Akan tetapi penambahan kalori tersebut jangan terlalu banyak karena bisa mengakibatkan obesitas. Selain itu, setelah melahirkan, wanita hamil akan kesulitan menurunkan berat tubuhnya. 

Mitos: Tidak diperbolehkan olahraga saat hamil

Mitos seputar kehamilan yang banyak terdengar adalah tentang bahaya olahraga bagi wanita hamil. Dikatakan olahraga bisa membahayakan jabang bayi. Namun mitos ini sebagian besar tidak berdasar. Faktanya justru olahraga tidak dilarang oleh dokter. Sebaliknya, olahraga akan sangat membantu selama kehamilan. Walaupun memang wanita hamil harus menghindari olahraga yang berat dan yang intensitasnya tinggi, olahraga yang ringan hingga menengah bermanfaat bagi kesehatan. Selain itu, aktivitas olahraga ini akan membantu menjaga berat badan wanita hamil dan membantu persalinan yang lebih sehat. 

Mitos: Kucing berbahaya bagi wanita hamil

Di antara mitos seputar kehamilan yang banyak dipercaya adalah memelihara kucing berbahaya bagi wanita hamil. Disebutkan kalau kucing bisa membuat wanita hamil terkena infeksi toksoplasma. 

Faktanya memang ada penyakit yang disebut toksoplasmosis. Penyakit ini berbahaya untuk janin. Namun, wanita hamil hanya bisa terinfeksi jika memegang kotoran kucing. Itu karena parasit penyebab toksoplasmosis hidup di kotoran kucing. Jadi, saat hamil, mintalah orang lain untuk membersihkan kotoran kucing. Jika harus melakukannya, gunakan sarung tangan. Hal yang sama juga harus dilakukan ketika berkebun.

Mitos: Wanita hamil harus menghindari kopi 

Wanita hamil disarankan untuk menghindari kopi menurut mitos seputar kehamilan. Dipercaya kopi bisa menimbulkan komplikasi yang berbahaya untuk wanita hamil dan jabang bayi. 

Namun fakta yang sebenarnya adalah wanita hamil diperbolehkan untuk mengonsumsi kafein dalam jumlah yang sedang. Sebagian besar penelitian menyebutkan bahwa kafein dalam jumlah yang rendah tidak mempunyai efek negatif bagi pertumbuhan janin. Jadi, wanita hamil boleh mengonsumsi kopi tapi dalam jumlah yang rendah, yaitu sekitar 1,5 cangkir kopi per hari. Namun tiap kehamilan berbeda, jadi pastikan untuk membicarakannya dengan dokter mengenai konsumsi kafein tersebut.

Mitos: Setelah operasi caesar, akan operasi caesar lagi untuk semua kehamilan mendatang

Banyak wanita yang mempercayai mitos seputar kehamilan yang menyebutkan kalau wanita hamil melahirkan dengan cara caesar nantinya akan melahirkan dengan cara yang sama jika hamil lagi. Hal ini tak selalu terjadi. Bergantung riwayat kesehatan wanita hamil, bisa saja dokter memperbolehkan wanita yang melahirkan lewat operasi caesar di awal untuk melahirkan secara normal. Risiko melahirkan secara normal bagi wanita yang pernah operasi caesar di antaranya infeksi, kehilangan darah, dan pecahnya bekas luka operasi sebelumnya (tapi risiko ini sangat jarang tetapi serius). 

Mitos: Dilarang mewarnai rambut 

Mungkin pernah mendengar mitos seputar kelahiran yang menyebutkan wanita hamil tidak boleh mewarnai rambut. Sebenarnya, boleh saja wanita hamil mewarnai rambut, asalkan salonnya bersih dan bereputasi baik. Namun jika banyak asap, mungkin lebih baik dihindari karena kehamilan bisa meningkatkan kepekaan terhadap bau kimia.

Mitos: Wanita hamil dilarang berhubungan seks 

Menurut mitos seputar kehamilan yang beredar, wanita hamil tidak disarankan untuk berhubungan intim dengan suami karena bisa membahayakan janin juga bisa mengakibatkan keguguran. 

Faktanya ternyata berhubungan seks tidak membahayakan janin karena terdapat kantong serta cairan ketuban, otot rahim yang kuat, dan lapisan lendir yang tebal pada mulut rahim. Semuanya itu melindungi jabang bayi. Orgasme pun tak memicu terjadinya keguguran karena kontraksi yang terjadi saat orgasme dan melahirkan itu berbeda. 

Akan tetapi, meski mitos seputar kehamilan itu tidak benar, tapi ada wanita hamil yang disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dulu sebelum berhubungan seks. Mereka itu adalah wanita hamil yang memiliki risiko keguguran atau melahirkan prematur juga pendarahan dari vagina tanpa penyebab yang jelas.

Ada hal lain yang harus diwaspadai oleh wanita hamil adalah penyakit menular seksual, seperti herpes, HIV, atau klamidia. Penyakit ini ditularkan lewat hubungan seks. Jika wanita hamil terkena penyakit tersebut, kemungkinan bayinya akan mengalaminya juga. 

Ibu hamil ini memiliki kista pada ginjalnya, bantuanmu sangat diharapkan!

Mitos: Wanita hamil dilarang melihat gerhana bulan

Menurut mitos seputar kehamilan yang beredar, wanita hamil dilarang melihat gerhana bulan karena bisa menyebabkan anaknya lahir dengan bibir sumbing. Faktanya gerhana bulan tidak ada hubungannya dengan bibir sumbing. Kondisi tersebut diakibatkan oleh banyak faktor, seperti kekurangan asam folat, kelainan genetik, kebiasaan merokok saat hamil, atau infeksi selama hamil.

Itulah, mitos fakta seputar kehamilan yang banyak beredar di masyarakat kita. Semua mitos tersebut telah terbantahkan. Menjadi penting untuk mempunyai pengetahuan yang benar bagi para wanita hamil. Bagi wanita hamil disarankan untuk bertanya kepada dokter sebelum mempercayai perkataan seperti itu dan menerimanya. 

Untuk para wanita hamil yang ingin membantu wanita hamil lainnya yang mengalami masalah kesehatan dan membutuhkan biaya pengobatan, bisa berdonasi lewat WeCare.id. Caranya yaitu dengan mengunduh aplikasi WeCare.id di Google Play atau App Store untuk donasi mudah dan praktis kapan saja. 

Yuk, ulurkan tanganmu untuk bantu sesama bersama WeCare.id!

Klik Untuk Donasi - Miris! Seorang Ibu tidak memiliki biaya persalinan untuk melahirkan buah hatinya dan menderita pendarahan saat melahirkan
Sri Handayani Astuti
Sri Handayani Astuti
Oleh Medikator Indah fitriani,A,md.keb
  1. Terdanai Rp.14,504,900
  2. Pencapaian 1,468.81%
  3. Donatur 8

Referensi

9 Common Pregnancy Myths – Debunked. (2022). Diambil kembali dari scripps.org.

Common myths about pregnancy. (2017). Diambil kembali dari pregnancybirthbaby.org.au.

Coppa, A. M. (2020). Myths and Facts About Pregnancy Every Woman Should Know. Diambil kembali dari drcoppaobgyn.com.

Everything You Should Know About Pregnancy Myths and Facts. (2021). Diambil kembali dari sahyadrihospital.com.

Mitos dan Fakta Seputar Kehamilan. (2016). Diambil kembali dari alodokter.com.

Moreland. (t.thn.). 11 Pregnancy Myths and Facts Every Woman Needs to Read. Diambil kembali dari morelandobgyn.com.

Sumber Featured Image :  StockSnap dari Pixabay