Mengenal Lebih Jauh Tentang Selaput Dara

Mengenal Lebih Jauh Tentang Selaput Dara

Pembicaraan sekitar selaput dara atau hymen sepertinya memang tidak akan pernah berakhir. Banyak orang mengkhawatirkan soal keutuhannya karena sering kali dianggap sebagai bukti keperawanan. Sebenarnya, seberapa benarkah pernyataan bahwa hymen robek sama dengan tidak perawan? Yang lebih penting lagi, apa itu selaput dara?

Klik Untuk Donasi - Miris! Seorang Ibu mengalami Kehamilan Ektopik dan Menunggak Biaya Rumah Sakit
Kehamilan Ektopik (KEK), Obstruksi ...
Vitria Dhealovanie
Oleh Medikator
  1. Terdanai Rp.32,084,894
  2. Pencapaian 87.18%
  3. Donatur 266

Artikel ini akan mengajak kamu mengulas lebih jauh tentang bagian tubuh perempuan yang sering dibicarakan ini. 

Daftar isi:

  1. 1. Apa Itu Selaput Dara?
  2. 2. Perubahan Selaput Dara Seiring Waktu
  3. 2. Cara Memeriksa Apakah Selaput Dara Masih Utuh

Apa Itu Selaput Dara?

Selaput dara atau hymen adalah sebuah lapisan jaringan tipis dan lentur yang berada di bawah bukaan vagina. Tidak seperti pemahaman sebagian orang, sebenarnya tidak semua wanita terlahir dengan membran tipis ini. Bentuk dan ukurannya juga berbeda pada setiap wanita dan cenderung akan berubah seiring waktu.

Umumnya menutupi sebagian bukaan vagina. Tapi dalam beberapa kasus, membran ini juga dapat menutup bukaan tersebut seutuhnya sehingga terkadang dibutuhkan operasi untuk membukanya.

Sebenarnya hingga saat ini tidak diketahui apa fungsi biologisnya. Tapi, banyak mitos dan kepercayaan yang keliru menganggap bahwa selaput dara yang robek berarti orang tersebut telah berhubungan seksual. Padahal, ada banyak hal yang memengaruhi kondisi tersebut.

Perubahan Selaput Dara Seiring Waktu

Seperti yang disebutkan oleh flo.health (2021), selaput dara punya berbagai bentuk dan ukuran. Tidak hanya itu saja, ketebalannya juga dapat berubah seiring bertambahnya usia. Bahkan membran ini juga bisa robek karena aktivitas yang berat, pemakaian tampon, dan hubungan seksual. Meski demikian, selaput yang robek ini tidak selalu mengeluarkan darah maupun terasa sakit karena tidak memiliki otot, serat, ataupun sel darah merah.

Ketika masih bayi, hymen sebenarnya cukup tebal dan dapat robek secara alami pada usia beberapa hari setelah lahir. Hormon kehamilan dapat memengaruhi selaput dara sehingga tetap tebal dan menonjol selama usia dua hingga empat tahun pertama. Setelah itu, biasanya akan semakin tipis dan halus.

Ketika wanita mencapai usia pubertas hingga dewasa, selaput dara menjadi semakin lebar dan elastis. Oleh karena itu, sering kali selaput ini tidak akan berubah secara permanen karena hubungan seksual atau benda kecil seperti tampon. Meski demikian dua hal ini juga dapat merobek selaput tersebut, begitu pula dengan berbagai aktivitas berat lainnya.

Selaput ini juga dapat mengalami perubahan ketika terjadi kehamilan dan proses melahirkan secara pervaginam. Saat hamil, selaput ini terkadang menjadi tebal karena kaya glikogen. Saat melahirkan, jaringan tersebut terkadang akan robek baik karena peregangan untuk jalan bayi lahir, atau karena episiotomi, yaitu ketika dokter secara manual menggunting jaringan untuk memberikan jalan lahir bayi yang lebih lebar.

Gerakan Peduli Janda Jadi Perempuan Mandiri, Percaya Diri dan Berdaya

Cara Memeriksa Apakah Selaput Dara Masih Utuh

Keutuhan selaput dara bisa diperiksa dengan visualisasi. Caranya, letakkan cermin di depan vagina dan sedikit miringkan ke atas sehingga kamu bisa melihat lubang vagina. Kemudian, gunakan jari telunjuk atau tengah untuk membuka bibir vagina agar bagian dalam terlihat dengan jelas. Jika kamu melihat ada selaput tipis di jalan vagina, bisa berarti selaput dara tersebut masih utuh.

Meski selaput dara sudah utuh maupun belum, hal tersebut tidak dapat mengonfirmasi bahwa yang bersangkutan sudah pernah berhubungan seksual atau tidak. Bahkan karena bentuknya yang berbeda-beda, maka tidak dapat dipastikan pula seseorang sudah pernah mengalami penetrasi saat berhubungan seksual. 

Selaput dara merupakan bagian alami dari vagina dengan bentuk yang beragam pula. Meski belum diketahui secara pasti fungsi biologisnya, sayangnya banyak mitos yang tidak benar yang berkembang seputar membran ini. 

Pendidikan kesehatan seksual merupakan hal penting yang harus dipahami oleh masyarakat luas. WeCare menyelenggarakan berbagai kampanye sosial dan kemanusiaan untuk membantu mereka yang membutuhkan. Kamu juga bisa ikut membantu dengan berdonasi melalui WeCare. Jadi, download aplikasinya sekarang di Google Play atau App Store.

Referensi:https://flo.health/menstrual-cycle/health/period/what-is-hymen-and-how-it-changes