Cara Mudah Berdamai Dengan Rasa Bersalah

Cara Mudah Berdamai Dengan Rasa Bersalah

Selama hidup ini, kamu pasti pernah melakukan kesalahan yang berujung pada penyesalan. Berbuat kesalahan adalah hal yang wajar dalam proses pertumbuhan kamu. Tapi jika kamu tidak bisa berdamai dengan rasa bersalah, hal tersebut akan merusak kesehatan fisik dan emosi kamu.

Klik Untuk Donasi - Darurat! Kirim Bantuan untuk Korban Banjir Jakarta
  1. Terdanai Rp.0
  2. Pencapaian 0.00%
  3. Donatur 0

Walau rasa bersalah bisa membantu dalam perkembangan mental positif, jika dibiarkan terlalu lama, kamu akan kesulitan untuk menghilangkan perasaan tersebut. Bahkan sering kali perasaan tersebut akan bertahan lama hingga orang lain bahkan sudah melupakan penyebabnya.

Jika kamu masih menghadapi rasa bersalah terhadap sesuatu yang kamu lakukan di masa lalu, beberapa tips berikut mungkin bisa membantu mengatasinya.

Daftar isi:

  1. 1. Belajar untuk menerima kesalahan
  2. 2. Meminta maaf
  3. 3. Perbaiki keadaan
  4. 4. Belajar untuk bersyukur
  5. 5. Hentikan pikiran negatif

Belajar untuk menerima kesalahan

Salah satu faktor yang membuat kamu sulit untuk terlepas dari rasa bersalah adalah kamu berusaha untuk lari dari kesalahan tersebut. Banyak orang yang menghindar dari perasaan ini dengan berusaha memendam rasa bersalahnya.

Namun sayangnya cara ini tidak efektif. Sering kali rasa bersalah tersebut akan kembali muncul karena terpicu oleh sesuatu. Selanjutnya kamu akan kembali merasakan hal yang sama seperti sebelumnya.

Langkah pertama yang harus kamu lakukan untuk berdamai dengan rasa bersalah kamu adalah dengan menerima kenyataan bahwa kamu melakukan kesalahan tersebut. Kamu mungkin tidak bisa menikmati prosesnya, tapi setidaknya kamu sudah berani mengambil tindakan untuk berdamai dengan rasa bersalah kamu.

Meminta maaf

Kesalahan yang kamu lakukan bisa saja melibatkan orang lain. Permohonan maaf yang tulus bisa membantu kamu untuk memperbaiki kesalahan kamu. Dengan meminta maaf, kamu sudah berani untuk menunjukkan penyesalan pada orang yang kamu sakiti. 

Tapi ingat, jangan iringi permohonan maaf dengan alasan apa pun. Sebuah alasan bisa menjadi cara kamu untuk melemparkan kesalahan pada orang lain. Hal ini juga bisa menunjukkan bahwa permohonan maaf kamu tidak tulus.

Perbaiki keadaan

Permintaan maaf yang paling tulus tidak ada artinya jika kamu tidak berubah di masa mendatang. Sesuatu yang kamu lakukan mungkin akan meninggalkan bekas yang tidak mungkin bisa diperbaiki. Yang bisa kamu lakukan adalah menjadi sosok yang lebih baik dari sebelumnya.

Sebagai contoh, jika kamu belum bertemu kembali dengan orang yang kamu sakiti, cobalah untuk menemuinya. Luangkan waktu kamu untuk kembali berhubungan dengannya. Kamu mungkin akan mendapatkan penolakan awalnya. Tapi teruslah berusaha untuk melakukan kontak sebagai salah satu bentuk penyesalan kamu.

Ilham Semakin Kurus Akibat Tumor Ganas Menggerogoti Tubuhnya. Bantu Ilham Berjuang untuk Sembuh!

Belajar untuk bersyukur

Orang yang sedang menghadapi rasa bersalah membutuhkan bantuan untuk menghadapi tekanan, baik secara fisik maupun mental. Di sinilah pentingnya hubungan sosial ketika kamu mendapatkan dukungan moral dari orang-orang terdekat kamu.

Mensyukuri apa yang sudah kamu miliki bisa mengurangi rasa bersalah kamu. Dengan begitu, kamu bisa terus berusaha untuk berdamai dengan rasa bersalah kamu. Cobalah untuk belajar bersyukur dengan cara:

  • Menunjukkan rasa terima kasih pada kebaikan orang-orang yang sudah mendukung kamu saat kamu sedang terpuruk.
  • Mengakui bahwa kesempatan kamu untuk memperbaiki diri berasal dari dukungan mereka
  • Berkomitmen untuk membalas bantuan yang telah kamu dapatkan ke depannya.

Hentikan pikiran negatif

Setiap orang membuat kesalahan dari waktu ke waktu. Kesalahan tidak membuat kamu menjadi orang jahat. Terus menyalahkan diri sendiri tidak akan memperbaiki keadaan. Kamu mungkin akan menerima konsekuensi dari perbuatan kau, tapi menghukum diri sendiri justru menjadi beban emosional yang paling berat untuk kamu atasi.

Cobalah untuk meningkatkan kepercayaan diri dengan melihat sisi positif dari kesalahan kamu. Dengan begitu, kamu bisa mempertimbangkan langkah kamu ke depannya dengan lebih objektif. Cara ini juga bisa dilakukan untuk menghindari pengaruh dari tekanan emosional yang kamu rasakan.

Rasa bersalah bukanlah hal yang aneh. Yang terpenting adalah bagaimana kamu menghadapinya dan berusaha untuk menjadi sosok yang lebih baik dari kesalahan yang pernah kamu buat. Sambil berlatih untuk berdamai dengan rasa bersalah, kamu bisa terus sebarkan aura positif dengan luangkan waktu membantu pasien tidak mampu yang mengidap berbagai penyakit

Kamu juga bisa berdonasi lebih mudah melalui aplikasi WeCare.id. Caranya, download aplikasi WeCare.id di ponselmu. Donasi yang kamu berikan tentu sangat berharga untuk teman-teman yang membutuhkan.

Yuk, ulurkan tanganmu untuk bantu sesama bersama WeCare.id!

Dukung WeCare.id untuk mengembangkan
konten-konten kesehatan & kebaikan yg lebih berkualitas.

WeCare.id adalah portal penggalangan dana untuk pasien-pasien yang tidak mampu. Dengan berdonasi ke WeCare.id, kamu juga turut membantu pasien-pasien di seluruh Indonesia.

KLIK UNTUK DONASI

REFERENSI

Raypole, Crystal (2020). Guilt Makes a Heavy Burden. Don’t Let It Drag You Down. healthline.com

Sibs (n/a). Coping with feelings. sibs.org.uk

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *