Buang Air Besar Sambil Main HP Sebabkan Kelumpuhan?

Buang Air Besar Sambil Main HP Sebabkan Kelumpuhan?

Buang Air Besar (BAB) bagi kebanyakan orang merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap hari. Biasanya dilakukan di pagi hari. Untuk membuang kebosanan, sebagian orang memilih untuk main hp sambil BAB. Namun, melansir dari laman situs Yahoo! Kimo kebiasaan ini ternyata membuat seorang lelaki asal Chongqing, Tiongkok mengalami lumpuh karena terlalu lama duduk di toilet sambil main HP.

Klik Untuk Donasi -


Oleh Medikator
  1. Terdanai Rp.0
  2. Pencapaian nan%
  3. Donatur 0

Penyebab Kelumpuhan

Melansir dari laman situs Yahoo! Kimo, seorang pria berusia 24 tahun yang sehat tanpa riwayat medis sebelumnya pergi ke kamar mandi dengan ponselnya. Namun, setelah setengah jam, keluarganya menemukannya tidak sadarkan diri di lantai kamar mandi. Dibawanya pria itu segera ke rumah sakit, tetapi sayangnya, pada saat itu dia sudah lumpuh. 

Menurut dokter, pria tersebut mempertahankan posisi duduk yang sama selama waktu yang lama, yang menghambat sirkulasi darah. Kondisi ruang kamar mandi yang tertutup juga berdampak buruk pada sirkulasi udara. Akibatnya, ketika dia tiba-tiba berdiri setelah duduk lama, risiko kekurangan oksigen di otaknya meningkat. Kurangnya olahraga juga berperan dalam kondisi pria ini. 

Mengapa Kebiasaan Ini Perlu Dihentikan?

Berikut ini beberapa alasan mengapa kita perlu menghindari menggunakan ponsel saat buang air besar.

Ponsel Bisa Jadi Sumber Kuman

Melansir laman situs The Time of India, saat kita buang air besar dan main ponsel, kita membawa kuman ke tangan kita melalui ponsel dan kita berisiko memasukkannya ke dalam tubuh melalui mulut, mata, dan hidung. Penelitian menunjukkan kuman bisa hidup di layar ponsel selama 28 hari.

Dr. Hugh Hayden, seorang spesialis pengendalian infeksi dari Britania Raya, mengungkapkan bahwa ponsel dapat membawa hingga sepuluh kali lebih banyak kuman daripada tempat duduk toilet. Kuman yang biasanya ada di toilet seperti staphylococcus aureus dan jenis staphylococcus lainnya dapat menyebabkan infeksi saluran kemih.

Kuman lain yang mengintai di toilet adalah E. coli, Enterococcus, salmonella, shigella, dan campylobacter. Risikonya termasuk nyeri perut, diare, infeksi, hingga keracunan makanan.

Berisiko TerKena Ambeien

Duduk terlalu lama di toilet bisa menjadi penyebab penyakit ambeien karena tekanan yang ditimbulkan pada pembuluh darah di daerah anus. Hal ini terkait dengan desain unik toilet yang membuat tubuh kita menjadi lebih tertekan secara gravitasi. 

Kehilangan Sensitivitas

Selain itu, risiko lain adalah tubuh bisa kehilangan sensitivitas terhadap sinyal alami tubuh. Dr. Roshini Raj, seorang gastroenterologis di NYU Langone, menyatakan bahwa jika seseorang terlalu lama duduk di atas toilet tanpa benar-benar buang air besar, ada kemungkinan bahwa tubuh mereka akan berhenti merespons sinyal-sinyal sinyal alami yang mengatur pergerakan usus. Ini dapat berpotensi menyebabkan sembelit. 

Dia menegaskan bahwa risiko ini lebih cenderung menjadi salah satu faktor dalam penyebab sembelit daripada faktor utama.

Jadi, Bagaimana Seharusnya Kita BAB?

Menurut Dokter bedah kolorektal dari Cedars Sinai Medical Center, LA, Dr. Karen Zaghiyan, pertama, hanya duduk di toilet ketika kita benar-benar ingin buang air besar. Jika gerakan usus tidak terjadi dalam beberapa menit, lebih baik berdiri dan lakukan aktivitas lain. 

Waktu yang ideal untuk BAB adalah sekitar 1 hingga 15 menit; jika lebih lama, bisa mengindikasikan masalah sembelit. Tak kalah pentingnya, pastikan juga untuk mencuci tangan dengan teliti setelah selesai di kamar mandi, bukan hanya setelah buang air besar.

Jika kita menggunakan ponsel di kamar mandi, pastikan untuk menutup tempat duduk toilet setelah menyiramnya, dan bersihkan ponsel kita setiap hari. Menurut Dr. Marcos Del Rosario, seorang urolog di Klinik CERACOM di Campeche, Meksiko, menyatakan dengan setiap kali menyiram toilet, partikel kotoran dapat terbang ke udara dan jatuh di ponsel kita serta bagian tubuh kita, termasuk sikat gigi jika kita berada di kamar mandi rumah. 

Dr. Del Rosario juga menambahkan bahwa penting untuk membersihkan ponsel kita setiap hari, bukan hanya tangan saja, dengan menggunakan tisu yang memiliki kandungan disinfektan.

Alami Gizi Buruk akibat Lumpuh Otak, Rayhan Mengharapkan Bantuanmu Segera!

Jadi, Apakah Main Ponsel Sambil BAB Berbahaya?

Duduk terlalu lama di toilet saat buang air besar, terutama jika kita terlalu terfokus pada ponsel, bisa meningkatkan risiko ambeien. Kontaminasi ponsel dengan bakteri kotoran juga merupakan risiko besar. Kebersihan tangan yang kurang di kamar mandi umum juga dapat menjadi permasalahan.

Dengan risiko kesehatan yang disebutkan di atas, lebih baik menghindari menggunakan ponsel saat BAB. Saat scrolling HP, jangan lupa sempatkan waktu untuk berdonasi melalui WeCare.id untuk membantu pasien yang membutuhkan bantuan biaya pengobatan. Cara berdonasinya mudah, cukup lewat situs web WeCare.id atau aplikasi WeCare.id yang bisa diunduh di Google Store atau App Store. Apa pun dan berapa pun donasi yang kamu berikan akan sangat membantu pasien yang membutuhkan. 

Yuk, donasi sekarang melalui WeCare.id!

Referensi

Klimentov, M. (2022). We all use phones on the toilet. Just don’t sit more than 10 minutes. Diambil kembali dari washingtonpost.com.

Kwan, L. (2018). Young Man Becomes Paralysed After Sitting on Toilet and Scrolling on Phone for 30 Mins. Diambil kembali dari worldofbuzz.com.

Murphy, C. (2018). How Using Your Phone While You Poo Can Cause Hemorrhoids. Diambil kembali dari healthline.com.Using phone in the toilet is harmful and can expose you to deadly pathogens. (2023). Diambil kembali dari timesofindia.indiatimes.com.

Sumber Featured Image : RDNE Stock project