Polusi Udara Penyebab Eksim Pada Kulit, Benarkah?

Polusi Udara Penyebab Eksim Pada Kulit, Benarkah?

Kamu pasti sudah tidak asing dengan salah satu penyakit kulit ini, eksim atau eczema. Ya, eksim adalah salah satu masalah kulit yang umum terjadi, tidak hanya pada anak-anak tetapi juga pada orang dewasa. Namun, eksim bukan hanya masalah kulit biasa. Penyakit ini bisa menjadi sumber ketidaknyamanan yang luar biasa. Disebutkan bahwa polusi udara bisa menjadi salah satu penyebab kemunculannya. Benarkah?

Apa Itu Eksim?

Eksim juga dikenal sebagai eksim atopik, dermatitis atopik, dan eksim alergi. Jika kamu memiliki eksim, berarti kulitmu memiliki masalah dalam menjaga kelembapan dengan baik. Hasilnya adalah kulit yang kering dan mudah teriritasi. Inilah yang memicu pelepasan zat kimia yang memperburuk iritasimu dan membuatmu merasa sangat ingin menggaruk kulitmu. 

Sayangnya, menggaruk hanya membuat kulit semakin gatal, dan inilah saat siklus yang tidak menyenangkan dimulai.

Derita Kelainan Kulit yang Tak Kunjung Sembuh, Eka Butuh Pertolongan Segera!

Gejala yang Terkait dengan Eksim

Berikut ini beberapa ciri khas gejala eksim yang perlu diwaspadai:

  1. Ruam Merah yang Gatal

Biasanya, kamu akan melihat bercak merah pada kulitmu, terutama di dalam lipatan siku dan lutut. Rasanya sangat gatal.

  1. Kulit Kering yang Rentan Terkelupas

Kulit yang terkena eksim seringkali kering dan bahkan bisa mengelupas, bahkan berpotensi berdarah.

  1. Cairan yang Keluar dari Kulit

Beberapa orang dengan eksim mengalami keluarnya cairan dari kulit yang terkena eksim.

  1. Lesi (Luka) yang Rentan Terinfeksi

Garukan berlebihan dapat menyebabkan luka pada kulit, yang berpotensi terinfeksi oleh bakteri atau virus.

Area kemunculan eksim pada kulit bisa berubah seiring dengan bertambahnya usia. Pada bayi dan anak kecil, eksim biasanya terlihat di pipi, luar siku, dan lutut. Namun, pada orang dewasa dan anak yang lebih besar, eksim lebih sering muncul di tangan, kaki, lengan, dan belakang lutut.

Penyebab Eksim pada Kulit

Penyebab gatal eksim dapat dipicu oleh berbagai faktor, dan ini bisa bervariasi antara individu. Gatal karena eksim pemicu umum meliputi:

  1. Zat-zat yang Mengiritasi: 

Beberapa zat yang dapat mengiritasi misalnya, sabun, deterjen, sampo, atau busa mandi yang mengandung bahan kimia tertentu.

  1. Faktor Lingkungan dan Alergen

Cuaca yang dingin dan kering, tingkat kelembaban yang tinggi, serta alergen seperti bulu hewan peliharaan, tungau debu rumah, jamur, dan serbuk sari.

  1. Alergi Makanan

Beberapa orang dengan eksim juga memiliki alergi terhadap makanan tertentu seperti telur, susu sapi, kedelai, kacang tanah, atau gandum.

  1. Bahan Pakaian Tertentu

Pakaian berbahan wol atau sintetis dapat membuat eksim semakin parah jika dikenakan langsung di kulit.

  1. Perubahan Hormon

Pada wanita, gejala eksim dapat memburuk beberapa hari sebelum menstruasi atau selama kehamilan.

  1. Infeksi Kulit

Eksim bisa lebih buruk jika terjadi infeksi pada kulit yang terkena eksim.

Selain itu, beberapa orang juga melaporkan bahwa gejala eksim mereka memburuk ketika cuaca kering atau berdebu, ketika mereka merasa stres, berkeringat, terlalu panas, maupun terlalu dingin.

Polusi Udara dan Eksim

Kamu pasti sudah banyak pernah mendengar tentang hubungan antara polusi udara dan kesehatan manusia. Namun, tahukah kamu bahwa polusi udara juga dapat mempengaruhi kulit, khususnya bagi mereka yang memiliki eksim?

Dr. Matsui, seorang ahli di Department of Population Health dan seorang profesor di Universitas Texas di Austin, menjelaskan bahwa polusi udara dapat memicu peradangan pada kulit orang yang mengidap eksim. Peradangan ini adalah reaksi yang melibatkan perubahan warna, pembengkakan, dan rasa sakit yang disebabkan oleh zat yang dilepaskan oleh sistem kekebalan tubuh. 

Bagaimana hal ini terjadi?

Kulit yang telah mengalami eksim ternyata lebih rentan terhadap polusi udara. Ini disebabkan oleh gangguan pada penghalang kulit, yang seharusnya terbentuk oleh sel-sel yang melapisi permukaan kulit. 

Namun, pada kasus eksim, penghalang ini terganggu, sehingga “mortar” atau “semen kulit” yang mengisi celah di antara sel-sel kulit menjadi rusak. Akibatnya, zat-zat berbahaya dalam lingkungan, seperti polusi udara, dapat dengan mudah menembus di bawah permukaan kulit dan berinteraksi dengan sel-sel kekebalan tubuh.

Dr. Balmes, seorang profesor ilmu kesehatan lingkungan di Universitas California di Berkeley, menambahkan bahwa polusi udara mengandung senyawa oksigen reaktif yang dapat melukai kulit dan menyebabkan peradangan lebih lanjut. Inilah yang kemudian mengakibatkan kerusakan pada kulit dan memperburuk gejala eksim.

Jenis Polutan Penyebab Gatal Eksim

Jenis polusi udara yang paling mengkhawatirkan bagi penderita eksim yaitu: 

  • Partikel halus (PM2.5)
  • Dioksida nitrogen
  • Ozon
  • Timbal
  • Karbon monoksida
  • Sulfat dioksida
  • Belerang 

Ini adalah polutan-polutan yang seringkali hadir di daerah perkotaan besar, dihasilkan dari berbagai sumber seperti pembangkit listrik, kendaraan bermotor, lokasi konstruksi, dan industri.

Paparan terhadap senyawa-senyawa ini dapat memicu peradangan pada kulit dan merusak penghalang pelindung alami kulit, sehingga lebih banyak air menguap dari kulit. Akibatnya, kulit menjadi kering, dan eksim menjadi lebih parah.

Penelitian terbaru yang melibatkan Dr. Balmes bahkan menemukan bahwa paparan polusi udara akibat kebakaran hutan, yang mengandung konsentrasi tinggi partikel halus, dapat meningkatkan kemungkinan anak-anak memerlukan perawatan medis untuk gejala eksim mereka hingga 45%.

Klik Untuk Donasi -


Oleh Medikator
  1. Terdanai Rp.0
  2. Pencapaian nan%
  3. Donatur 0

Tips untuk Mencegah Kambuhnya Eksim

Mengelola eksim dan mencegahnya kambuh bisa menjadi tugas yang menantang, tetapi dengan beberapa langkah sederhana, kamu dapat membantu menjaga kulitmu tetap sehat dan eksim tetap terkendali. Berikut adalah beberapa rekomendasi dari dokter yang bisa kamu terapkan.

  1. Gunakan Pelembap Tiap Hari

Gunakan pelembap setiap hari, bahkan ketika kulit terlihat sehat. Pilih pelembap yang tidak mengandung aditif kimia yang dapat memicu eksim. Pelembap membantu menjaga kelembaban kulit dan mengurangi risiko kering dan iritasi.

  1. Hindari Pemicu Eksim

Identifikasi pemicu eksim dan upayakan untuk menghindarinya sebisa mungkin. Ini bisa termasuk menghindari sabun, deterjen, bahan kimia lain, atau polusi udara yang memicu reaksi kulit. Pastikan produk yang kamu gunakan cocok untuk kulitmu yang sensitif.

  1. Lindungi Kulit 

Upayakan untuk melindungi kulit dari hal-hal yang dapat merusak atau mengeringkannya. Hindari mandi dengan air terlalu panas, karena ini dapat menghilangkan kelembaban alami kulit. Saat berenang, bilas klorin dari kolam renang segera setelah selesai.

  1. Hindari Cuaca Ekstrem

Hindari terlalu panas, terlalu dingin, atau berkeringat berlebihan, karena hal ini dapat memicu eksim. Upayakan untuk menjaga suhu tubuh tetap nyaman dan hindari perubahan suhu yang drastis.

  1. Pilihan Pakaian

Saat memilih pakaian, hindari bahan seperti wol yang dapat mengiritasi kulit. Pilih bahan yang lembut dan nyaman untuk digunakan langsung di kulit.

Lindungi Diri dari Paparan Polusi

Eksim atau eczema penyebab gatal kulit ternyata bisa juga disebabkan oleh polusi udara. Maka dari itu di saat cuaca sedang buruk seperti sekarang, jangan lupa untuk melindungi dirimu dari paparan polusi. 

Seperti diketahui pencemaran udara sudah banyak menyebabkan warga terkena ISPA. Efek terburuk dari pencemaran udara salah satu terburuknya adalah kanker. Karena pengobatannya yang mahal, banyak pasien yang kesulitan biaya untuk pengobatan. Yuk, bantu mereka dengan berdonasi melalui WeCare.id. Kirimkan donasimu melalui situs web WeCare.id atau aplikasi WeCare.id yang bisa dengan mudah diunduh di Google Play atau App Store untuk donasi mudah dan praktis kapan saja.

Yuk, ulurkan tanganmu untuk bantu sesama bersama WeCare.id!

Referensi

Abramson, A. & Hong, J. (2020). What Is Eczema? Diambil kembali dari health.com.

Atopic eczema. (2019). Diambil kembali dari nhs.uk.

Eczema (atopic dermatitis). (2016). Diambil kembali dari betterhealth.vic.gov.au.

Eczema. (2017). Diambil kembali dari healthdirect.gov.au.

Eczema. (2021). Diambil kembali dari acaai.org.

Meissner, M. (2022). Does pollution cause eczema? Experts weigh in. Diambil kembali dari medicalnewstoday.com.

Shi, V. (2023). How Does Air Pollution Affect Eczema? Diambil kembali dari learnskin.com.