Sudah Tahu Cara Memilih Hewan Kurban yang Benar?

Sudah Tahu Cara Memilih Hewan Kurban yang Benar?

Menjelang Hari Raya Idul Adha, umat muslim akan disibukkan dengan kegiatan mencari hewan kurban karena hari raya ini merupakan momen bagi umat muslim untuk berbagi dengan cara bersedekah. Dalam menjalankan ibadah kurban salah satu faktor terpenting adalah memberikan kurban yang terbaik. Jenis hewan yang umum dipilih sebagai hewan untuk berkurban di antaranya kambing, sapi, domba ataupun kerbau. Semua hewan tersebut harus dalam keadaan sehat dan baik.  

Banyaknya pedagang hewan kurban terkadang membuat masyarakat, khususnya yang awam, menjadi kesulitan saat memilih hewan yang akan dikurbankan. Nah, supaya tidak bingung lagi, berikut ini ada beberapa cara memilih hewan untuk kurban yang sesuai ajaran Islam yang dirangkum dari berbagai sumber. 

Klik Untuk Donasi - Tebar Hewan Kurban
Tunaikan Kurban 2023

Oleh Medikator
  1. Terdanai Rp.5,400,000
  2. Pencapaian 0.00%
  3. Donatur 7

Cara Memilih Hewan Kurban yang Baik dan Sehat

Berikut ini adalah cara dalam memilih hewan untuk kurban yang sesuai dengan ajaran Islam:

  1. Pastikan Memilih Hewan Ternak yang Diperbolehkan

Untuk berkurban, sudah ditentukan jenis hewan ternak yang boleh dijadikan hewan kurban, di antaranya adalah unta, domba, kambing, sapi atau kerbau. Semua hewan tersebut harus sudah memenuhi persyaratan sebagai hewan ternak yang layak dan sehat untuk dikurbankan.

  1. Sehat

Penting untuk memastikan kesehatan hewan ternak sebelum berkurban karena itu adalah salah satu syarat hewan kurban. Maka jika hewan yang akan disembelih saat Idul Adha tidak dalam keadaan sehat, daging hewan ternak tersebut tidak masuk ke dalam kriteria daging kurban, tapi hanya daging biasa. Untuk memastikan kesehatan hewan ternak, acuannya adalah Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).

  1. Tidak Kurus

Selain cacat fisik, pastikan juga hewan ternak mempunyai nafsu makan yang baik, mata bersinar, lincah serta bulu tidak kusam. Jika hewan tersebut memiliki semua ciri tersebut maka hewan tadi akan terlihat gemuk dan tidak tampak seperti hewan yang penyakitan.

  1. Tidak Cacat

Tak hanya sehat secara fisik, hewan ternak yang akan dipilih untuk kurban juga harus memiliki kondisi fisik yang baik, tidak memiliki cacat. Jadi sebelum membeli hewan ternak, pastikan terlebih dahulu apakah hewan tersebut tidak cacat. Jenis cacat ada tiga, yaitu:

  1. Cacat yang membuat hewan tidak sah untuk jadi hewan kurban:
  • Buta sebelah serta kebutaannya jelas sekali 
  • Sakit serta terlihat jelas sakitnya 
  • Pincang dan terlihat jelas pincangnya
  • Sangat tua hingga tidak mempunyai sumsum tulang
  1. Cacat yang membuat makruh untuk berkurban:
  • Telinga terpotong sebagian atau seluruhnya (telinga yang rusak karena eartag atau penanda lain tidak termasuk dalam kategori cacat menurut kesepakatan para ulama)
  • Tanduk hewan pecah atau patah
  1. Cacat yang hewan kurban yang tidak berpengaruh, jadi bisa dijadikan hewan kurban tapi kurang sempurna. Contohnya adalah tidak berekor, tidak bergigi, tidak berhidung, atau bunting.

Disarankan hewan ternak memiliki jenis kelamin jantan dan pastikan hewan tersebut tidak dikebiri. Lihat juga apakah buah zakarnya lengkap dan posisinya simetris.

Kurban Berkah BAZNAS

  1. Cukup Umur

Hewan untuk kurban yang sesuai dengan ajaran Islam haruslah telah cukup umur. Menyembelih hewan ternak yang usianya belum mencukupi hukumnya dilarang. Inilah daftar usia hewan ternak yang diperbolehkan untuk disembelih dikutip dari laman situs Kemenag Bali:

  • Unta minimal berumur 6 tahun dan telah masuk tahun ke-6
  • Sapi berumur minimal 2 tahun dan sudah masuk tahun ke-3
  • Domba berusia 1 tahun atau minimal berusia 6 bulan untuk yang sulit mendapatkan domba yang
  • berusia 1 tahun
  • Kambing berumur minimal 1 tahun dan sudah masuk tahun ke-2

Untuk tahu secara sekilas usia hewan ternak, lihat giginya apakah sudah tanggal atau belum. Bila belum, artinya hewan tersebut belum dewasa dan belum boleh untuk disembelih saat kurban.

Lokasi Peternakan Calon Hewan Kurban

Ketika akan membeli hewan ternak untuk kurban, penting untuk memperhatikan peternakan atau tempat hewan tersebut dikembangbiakkan. Ini termasuk hal yang penting untuk diperhatikan sebelum berkurban. Misalnya, jangan membeli hewan ternak untuk kurban yang peternakannya berada di tempat pembuangan sampah. Hewan yang besar di tempat seperti itu berpotensi membuat hewan jadi tidak sehat karena dalam tubuhnya akan terkandung bahan yang berbahaya untuk tubuh manusia.

Pilih hewan kurban yang tumbuh di lingkungan yang bersih serta tidak dipenuhi polusi udara. Hal ini karena lingkungan berpengaruh pada tingkat stres hewan yang nantinya berpengaruh pada kesehatan tubuhnya.

Itulah informasi penting untuk umat muslim yang berniat untuk berkurban di tahun ini. Jadi, sebelum berkurban, pastikan ikuti cara pemilihan hewan kurban di atas agar kurbannya sah dan baik. Selain berkurban, di hari Idul Adha kita juga bisa bersedekah. Kita bisa menolong pasien yang membutuhkan biaya pengobatan. Caranya yaitu dengan berdonasi lewat WeCare.id melalui situs web WeCare.id atau unduh aplikasinya di Google Play atau App Store untuk donasi mudah dan praktis kapan saja. 

Yuk, ulurkan tanganmu untuk bantu sesama bersama WeCare.id!

Referensi

7 Tips Memilih Hewan Kurban Terbaik dan Bebas PMK. (2022). Diambil kembali dari dompetdhuafa.org.

Admin. (2021). 5 Tips Cara Memilih Hewan Kurban yang Baik. Retrieved from baznas.go.id.

Atthoriq, I. F. (2023). Tips Memilih Hewan Kurban yang Sehat Sesuai Ketentuan. Diambil kembali dari detik.com.

Jangan Salah Pilih Hewan Kurban, Simak Tips Berikut. (2022). Diambil kembali dari baznasjabar.org.

Tips Memilih Hewan Kurban. (2019). Diambil kembali dari indonesiabaik.id.Ketentuan Hewan yang Bisa Dijadikan Kurban. (2022). Diambil kembali dari bali.kemenag.go.id.

Sumber Featured Image : Annie Spratt on Unsplash