Kenali Fakta dan Cara Pencegahan Hipertensi

Kenali Fakta dan Cara Pencegahan Hipertensi

Mengutip laman situs Kemkes.go.id disebutkan kalau hipertensi adalah penyebab kematian nomor satu tiap tahunnya di dunia. Penyakit ini adalah salah faktor risiko atau jalan masuk penyakit lain, seperti stroke, jantung, diabetes, dan gagal ginjal.

Apa Itu Hipertensi?

Hipertensi atau disebut juga tekanan darah tinggi merupakan tekanan darah yang lebih tinggi dibandingkan biasanya. Tekanan darah kita berubah sepanjang hari mengikuti aktivitas yang kita lakukan. Jika tekanan darah kita selalu di atas normal, ini bisa mengakibatkan kita mengalami tekanan darah tinggi.

Semakin tinggi tingkat tekanan darah kita, maka semakin besar pula risiko kita terkena masalah kesehatan lainnya, seperti serangan jantung, penyakit jantung, dan stroke.

Alami Pembengkakan Jantung Akibat Tekanan Darah Tinggi, Bu Evi Butuh Pertolongan Segera!

Fakta tentang Hipertensi

Berikut ini adalah sederet fakta mengenai hipertensi yang penting untuk kita ketahui:

  1. Tekanan Darah Tinggi Bisa Terkait Dengan Demensia

Berdasarkah hasil studi terbaru terbukti kalau tekanan darah tinggi terkait dengan risiko demensia yang lebih tinggi, yaitu hilangnya fungsi kognitif. Bukti memperlihatkan bahwa mempunyai tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol selama paruh baya (usia 44 – 66 tahun) bisa mengakibatkan risiko terkena demensia menjadi lebih tinggi di kemudian hari.

  1. Orang Muda Juga Bisa Menderita Hipertensi 

Hipertensi tak hanya terjadi pada orang dewasa yang lebih tua. 1 dari 4 orang dewasa dengan usia 20 – 44 tahun juga bisa terkena penyakit tekanan darah tinggi. 

  1. Hipertensi Tidak Bergejala

Bahkan jika kita merasa normal, kita mungkin memiliki risiko kesehatan. Karena itu selalu cek kesehatan kita secara rutin agar terhindar dari risiko hipertensi. 

  1. Tidur yang Baik Bisa Mencegah dan Mengelola Hipertensi

Umumnya kita mengalami penurunan tekanan darah saat tahap tidur terdalam, yang juga dikenal dengan istilah tidur gelombang lambat atau tidur nyenyak. Ini merupakan reaksi normal dan sehat tubuh terhadap tidur. Tidak mengalami penurunan tekanan darah di malam hari merupakan faktor risiko penyakit jantung dan bisa mengakibatkan peningkatan tekanan darah di siang hari.

  1. Konsumsi Garam Berlebihan Bisa Menyebabkan Hipertensi

Jika tubuh memiliki terlalu banyak natrium, maka bisa mengakibatkan retensi air yang akan meningkatkan tekanan pada jantung serta pembuluh darah. Orang yang berisiko tinggi terkena hipertensi, termasuk mereka yang berusia di atas 50 tahun juga pria dan wanita berkulit hitam, tidak diperbolehkan mengonsumsi natrium lebih dari 1.500 mg tiap harinya.

Apa Saja Faktor Penyebab Hipertensi?

Faktor yang bisa mengakibatkan terjadinya hipertensi di antaranya mengonsumsi makanan yang tidak sehat misalnya konsumsi garam berlebihan, rendahnya asupan buah dan sayuran, dan diet tinggi lemak jenuh dan lemak trans. Selain itu, bisa juga dikarenakan kurangnya aktivitas fisik, kelebihan berat badan atau obesitas, dan konsumsi tembakau dan alkohol. Memiliki keluarga yang dengan riwayat penyakit tekanan darah tinggi, berusia di atas 65 tahun serta memiliki penyakit penyerta, seperti penyakit ginjal atau diabetes bisa juga menjadi penyebab penyakit ini.

Apa Saja Gejala Umum Hipertensi?

Sebutan untuk penyakit hipertensi adalah silent killer. Mengapa demikian? Ini karena umumnya orang yang menderita penyakit ini tak mengalami gejala atau tanda peringatan. Karena itu penting untuk mengecek tekanan darah secara teratur.

Jika kita menderita penyakit hipertensi, gejala yang akan mungkin muncul di antaranya:

  • Sakit kepala saat dini hari
  • Irama jantung tidak teratur
  • Mimisan
  • Telinga berdengung
  • Perubahan penglihatan

Untuk hipertensi berat bisa mengakibatkan mual, kelelahan, muntah, kecemasan, kebingungan, tremor otot, dan nyeri dada.

Untuk mendeteksi penyakit ini yaitu dengan melakukan cek tekanan darah oleh petugas kesehatan. Meski kita bisa mengukur tekanan darah kita sendiri dengan memakai perangkat otomatis, evaluasi yang dilakukan oleh tenaga medis juga penting untuk penilaian risiko serta kondisi terkait.

Klik Untuk Donasi - Pak Dedi Menderita Gagal Ginjal Kronis, Istri Mencari Nafkah. Bantuanmu Sangat diHarapkan!
Gagal Ginjal Kronis, Hipertensi
Heriadi
Oleh Medikator
  1. Terdanai Rp.2,429,900
  2. Pencapaian 4.21%
  3. Donatur 61

Cara Mencegah Hipertensi

Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan penyebab umum penyakit jantung yang bisa dicegah. Penyakit tekanan darah tinggi bisa disebabkan oleh faktor genetik dan dapat meningkat seiring bertambahnya usia. Namun, ada juga faktor lain yang bisa dikendalikan untuk mencegah terjadinya tekanan darah tinggi. Berikut cara mencegahnya:

  1. Konsumsi Makanan yang Sehat

Bagi kebanyakan orang, diet rendah garam bisa membuat perbedaan besar untuk tekanan darah. Makanan olahan umumnya mengandung kadar garam yang tinggi. Diet seimbang dengan mengonsumsi banyak buah dan sayuran yang beragam, menghilangkan lemak, gula, dan makanan olahan bisa berkontribusi pada tekanan darah normal.

  1. Berolahraga

Untuk mencegah tekanan darah tinggi jangan lupa untuk berolahraga. Semakin aktif berolahraga akan semakin baik. Namun aktivitas olahraga sedang pun, 30 menit 3 kali seminggu, sudah bisa membantu mencegah hipertensi. Saat kita berolahraga, jantung menggunakan oksigen lebih efisien dan karena itu, jantung tidak perlu bekerja terlalu keras untuk memompa darah, yang pada gilirannya menurunkan tekanan darah kita.

  1. Menjaga Berat Badan 

Metode pencegahan hipertensi yang juga penting adalah makan makanan yang sehat dan rajin berolahraga agar berat badan tetap sehat tetap terjaga. Jika kita mengalami kelebihan berat badan, menurunkan berat badan bahkan sedikit saja sudah bisa mengurangi ketegangan pada jantung dan menurunkan tekanan darah.

  1. Berhenti Merokok

Merokok hanya akan menyebabkan kerusakan pada organ tubuh. Selain memiliki risiko kesehatan lainnya, merokok juga meningkatkan tekanan darah. Tak hanya itu, merokok juga meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke. Jadi segera berhenti merokok. Jika sulit untuk berhenti, coba lakukan konseling. Kementerian Kesehatan menyediakan layanan konseling gratis untuk berhenti merokok. Hubungi 0-800-177-6565.

  1. Cek Tekanan Darah Secara Teratur

Hidup sehat merupakan dasar agar tekanan darah kita sehat. Namun hipertensi adalah kondisi kesehatan tanpa gejala. Cara satu-satunya untuk memantau tekanan darah adalah dengan mengeceknya secara teratur agar tahu jika ada perubahan pada tekanan darah.

Nah, itulah fakta seputar hipertensi dan cara pencegahannya. Agar terhindar dari silent killer ini, ada baiknya selalu rajin berolahraga, hindari makanan dan kebiasaan tidak sehat, serta stres. Untuk menghindari stres dan meningkatkan sistem imun salah satu caranya adalah dengan membantu orang lain. Kamu bisa menolong pasien yang membutuhkan bantuan biaya pengobatan. Caranya mudah sekali. Kamu hanya perlu mengunduh aplikasi WeCare.id di Google Play atau App Store untuk donasi mudah dan praktis kapan saja. 

Yuk, ulurkan tanganmu untuk bantu sesama bersama WeCare.id!

Referensi

5 Surprising Facts About High Blood Pressure. (2021). Diambil kembali dari cdc.gov.

6 Facts About High Blood Pressure. (2014). Diambil kembali dari rush.edu.

High Blood Pressure Symptoms and Causes. (2006). Diambil kembali dari cdc.gov.

Hypertension. (2021). Diambil kembali dari who.int.

P2PTM Kemenkes RI. (2019) Ingin Berhenti Merokok? Hubungi Layanan Konseling Bebas Biaya 0-800-177-6565. (2018). Diambil kembali dari p2ptm.kemkes.go.id.

ROKOM. (2019). Hipertensi Penyakit Paling Banyak Diidap Masyarakat. Diambil kembali dari sehatnegeriku.kemkes.go.id.