Saturasi Oksigen Menurun, Lakukan Teknik Proning.

Saturasi Oksigen Menurun, Lakukan Teknik Proning.

Akhir-akhir ini banyak pemberitaan baik online ataupun televisi yang membicarakan tentang kelangkaan pasokan oksigen. Padahal oksigen dibutuhkan oleh pasien positif COVID-19 dengan saturasi oksigen yang rendah, yaitu dibawah 90 saat diukur dengan oximeter.  Saturasi oksigen yaitu nilai yang mengindikasikan kadar oksigen di dalam pada tubuh. Nilai tersebut penting sekali karena memiliki pengaruh pada fungsi organ serta jaringan tubuh. 

Muncul Benjolan di Tulang Belakang Akibat TBC Tulang, Uluran Tanganmu Sangat Diharapkan!

Tingkat Saturasi Oksigen Normal

Dalam pulse oximeter, biasanya kadar oksigen normal dalam darah berkisar antara 95% sampai 100%. Jika pulse oximeter memperlihatkan persentasi saturasi oksigen atau SpO2 di bawah 90%, maka pasien positif COVID-19 itu perlu mencari pertolongan medis. Menurut CDC, setiap pasien COVID-19 dengan saturasi oksigen di bawah 90 persen harus memulai terapi oksigen. Apabila nilai saturasi oksigen rendah, maka diperlukan cara untuk meningkat saturasi oksigen tersebut. Cara yang sekarang banyak dibahas adalah dengan proning.

Apa Itu Metode Proning?

Metode ini merupakan cara yang terbukti secara ilmiah yang digunakan untuk meningkatkan kadar oksigen yang telah dipraktikkan sejak lama. Biasanya digunakan pada pasien yang mengalami gagal napas berat, dan yang menggunakan ventilator. Posisi tengkurap tersebut dianggap sebagai sebuah metode yang sederhana serta aman untuk meningkatkan oksigenasi (proses penambahan oksigen). Berdasarkan hasil sebuah penelitian yang diterbitkan dalam European Respiratory Journal, 2002, metode ini meningkatkan oksigenasi pada 70 sampai 80 persen pada pasien yang mengalami sindrom gangguan pernapasan akut dini. Sekarang metode ini mendapatkan perhatian besar karena pasien COVID-19 mengalami penurunan kadar oksigen dan rumah sakit menghadapi masalah dengan ketersediaan tabung oksigen yang kurang.

Metode ini sangat bermanfaat pada pasien COVID-19 yang dikompromikan dengan atau tanpa kebutuhan ventilator. Apabila saat diukur mengunakan oximeter di rumah kadar oksigen turun sampai di bawah pasien 94%, pasien yang sedang melakukan isolasi mandiri bisa berbaring telungkup. Posisi ini dapat meningkatkan ventilasi serta memungkinkan pernapasan yang nyaman

Posisi ini memungkinkan perluasan daerah paru-paru punggung (belakang) yang lebih baik, gerakan tubuh yang lebih baik dan peningkatan pembuangan sekresi yang pada akhirnya bisa membuat peningkatan dalam oksigenasi (pernapasan).

Selama beberapa dekade posisi tengkurap telah terbukti meningkatkan oksigenasi. Namun, dalam beberapa bulan terakhir semenjak awal pandemi virus corona (COVID-19), proning pada pasien yang terjaga dan tidak diintubasi mendapat dukungan. Untuk mengatasi kekurangan ventilator, untuk mengurangi beban luar biasa di tempat tidur perawatan intensif di era pandemi, dan juga karena ventilasi invasif dikaitkan dengan hasil yang buruk, proning untuk pasien yang sedang isoman kini mendapatkan momentumnya. Sekarang proning menjadi terapi yang diterima secara global untuk meningkatkan oksigenasi pada gagal pernapasan hipoksemia akut pada pasien COVID-19. 

Klik Untuk Donasi - #SinergiUntukJakarta | Tabung Untuk Menyambung Hidup
  1. Terdanai Rp.5,749,000
  2. Pencapaian 3.71%
  3. Donatur 49

Apa Keuntungan dari Proning?

Proning dianggap dapat membantu mendistribusikan oksigen dengan lebih merata ke seluruh paru-paru juga dapat meningkatkan oksigenasi secara keseluruhan. Biasanya terapi ini diterapkan pada pasien yang dibius dan sudah menggunakan ventilasi mekanis. Namun, terapi ini bukan praktik standar untuk pasien sadar yang mengalami gangguan pernapasan tetapi bernapas sendiri tanpa bantuan ventilator. Sebuah laporan kasus pada saat itu secara singkat menyebutkan proning mungkin membantu mereka yang menderita COVID-19, jadi mengingat situasi sekarang ini, terapi ini patut dicoba.

Cara Meningkatkan Saturasi Oksigen dengan Teknik Proning

Teknik proning merupakan cara sederhana yang dapat dilakukan oleh pasien yang sedang isolasi mandiri. Untuk membantu meningkatkan saturasi oksigen, badan pasien harus pada posisi tengkurap. Usahakan untuk berada di ruangan yang memiliki sirkulasi udara yang baik ketika melakukan teknik ini. Berikut ini teknik proning untuk meningkatkan saturasi oksigen yang dijelaskan pada Instagram Kemenkes.  

Sebelum melakukan teknik proning, pasien harus mengukur saturasi oksigen terlebih dulu menggunakan pulse oximeter di rumah.

Lakukan teknik ini dalam waktu 30 menit.

Posisi 1 : Pasien berbaring di atas perut dan letakkan bantal di bawah leher, pinggung juga kaki.

Posisi 2: Kemudian ke sisi kanan dan letakkan bantal di bawah kepala, pinggang serta di antara kedua kaki.

Posisi 3: Lalu berbaring dalam posisi miring, setengah duduk. Gunakan bantal untuk menyangga tubuh.

Jika teknik ini sudah sering dilakukan, tapi saturasi oksigen dalam tubuh belum juga meningkat, segera ke fasyankes terdekat untuk menerima penanganan medis lebih lanjut.

Itulah yang sekilas mengenai teknik proning yang merupakan cara untuk meningkatkan saturasi oksigen bagi pasien positif COVID-19 yang sedang melakukan isoman. Teknik ini sudah dibuktikan secara ilmiah dan digunakan untuk membantu pasien yang mengalami gagal nafas berat dan menggunakan ventilator. Sambil mempraktikan teknik ini, yuk bantu juga pasien yang membutuhkan donasi untuk berobat. Caranya mudah. Cukup download aplikasi WeCare.id di Google Play atau App Store untuk donasi mudah dan praktis kapan saja. 

Yuk, ulurkan tanganmu untuk bantu sesama bersama WeCare.id!

Klik Untuk Donasi - Saling Bantu Untuk Indonesia Sehat
  1. Terdanai Rp.1,324,109,270
  2. Pencapaian 66.21%
  3. Donatur 161

Referensi

Aeni, S. N. (2021). Simak Cara Meningkatkan Saturasi Oksigen saat Isolasi Mandiri. Diambil kembali dari katadata.co.id.

Dineshwori, L. (2021). COVID-19 Patients In Home Isolation Can Use This Technique to Improve Oxygen Levels. Diambil kembali dari thehealthsite.com.

Proning COVID-19 Patients Reduces Need for Ventilators. (2020). Diambil kembali dari cuimc.columbia.edu.Sharma, P. (2021). What is Proning and How Does it Help with COVID-19 Patients? Diambil kembali dari healthifyme.com.