Mengenal Idul Adha dan Hikmah yang Bisa Diambil

Mengenal Idul Adha dan Hikmah yang Bisa Diambil

Tiap tahunnya umat Islam di seluruh dunia akan merayakan dua perayaan hari raya, yaitu hari raya Idul Fitri dan Idul Adha. Meski di Indonesia perayaan ini tak sebesar Idul Fitri, tapi di beberapa daerah perayaan ini dirayakan dengan meriah. Mereka memiliki tradisinya masing-masing, seperti Grebeg Gunungan, Toron, atau Gamelan Sekaten.

Berbagi Kurban untuk Kebaikan. Kurban Mulai dari 1,6 Juta!

Daftar isi:

  1. 1. Fakta mengenai Idul Adha
  2. 2. Hikmah yang bisa dipetik dari Idul Adha

Fakta mengenai Idul Adha

Mari kita mengenal lebih dalam tentang Idul Adha dari lima fakta berikut ini:

Asal-usul Idul Adha

Idul Adha bermula ketika Nabi Ibrahim mendapat perintah dari Allah SWT untuk  mengorbankan Nabi Ismail seperti yang tercantum dalam Surat Ash-Shaffat ayat 102. Saat Nabi Ibrahim sudah siap untuk mengorbankan Nabi Ismail, Allah menggantinya dengan seekor domba besar. 

Berakhirnya ibadah haji

Idul Adha juga menandai berakhirnya haji. Idul Adha dirayakan pada hari ke 10 Dzulhijah, bulan terakhir tahun Islam, setelah selesainya ibadah haji. Ibadah ini diyakini bisa membersihkan jiwa dari dosa dan menanamkan rasa kesetaraan dan persaudaraan.

Sholat Idul Adha

Melakukan salat sunnah Idul Adha di pagi hari merupakan ritual yang dilaksanakan untuk mulai merayakan hari besar ini. Pelaksanaan salat bisa dilakukan di masjid atau lapangan. 

Menyembelih hewan kurban

Perayaan Idul Adha ditandai dengan penyembelihan hewan kurban yang bisa berupa kambing, domba, sapi dan bisa juga unta. Penyembelihan ini dilakukan setelah selesai salat Idul Adha, yaitu tanggal 10 Dzulhijah. Selain itu, penyembelihan bisa juga dilakukan tanggal 11, 12, dan berakhir sesudah matahari tenggelam pada tanggal 13 Dzulhijjah.

Pembagian daging kurban

Hewan kurban disertai dengan unsur sedekah karena orang yang membayar kurban diwajibkan untuk membagikan sebagiannya kepada orang lain.

Daging hewan kurban dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu untuk orang yang berkurban dan keluarga dekatnya, keluarga besar dan teman-teman serta mereka yang membutuhkan.

Klik Untuk Donasi - KURBANESIA: Berbuat kebaikan dan kurban online #dariRUMAHaja!
  1. Terdanai Rp.51,719,321
  2. Pencapaian 17.24%
  3. Donatur 34

Hikmah yang bisa dipetik dari Idul Adha

Perayaan ini dimaksudkan untuk memunculkan kebajikan terbaik dalam diri kita sebagai muslim. Berikut ini adalah beberapa hikmah yang bisa diambil dari Idul Adha:

Keimanan dan kepatuhan pada Allah SWT

Idul Adha berhubungan dengan sebuah peristiwa penting, yaitu ketika Nabi Ibrahim diperintahkan oleh Allah untuk menyembelih anaknya, Nabi Ismail. Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail memiliki keyakinan teguh bahwa Allah mengetahui yang terbaik dan mereka tidak mempertanyakan perintah-Nya bahkan sekali pun. Keduanya tunduk pada kehendak Allah tanpa ragu-ragu dan Allah selalu mengganjarnya atas ketaatan dan imannya.

Perayaan Idul Adha mengingatkan umat Islam untuk mengikuti langkah-langkah Nabi Ibrahim dengan menghidupkan kembali rasa keimanan dan kepatuhan yang sama pada kehendak Allah.

Membantu tetangga dan yang membutuhkan

Setelah hewan disembelih, dagingnya dibagi menjadi tiga bagian, yaitu untuk keluarga, tetangga dan orang miskin. Kurban mengajarkan kita pentingnya membantu tetangga kita karena mereka juga memiliki hak. Adalah tanggung jawab kita sebagai seorang muslim untuk memastikan tetangga kita dalam keadaan sehat dan baik. Orang-orang yang miskin, tunawisma atau tidak mampu juga berhak mendapat bagian dari daging kurban. Kurban adalah salah satu cara untuk memperhatikan saudara dan saudari muslim kita yang membutuhkan.

Meningkatkan keikhlasan dan kesabaran

Berkurban pada hari raya Idul Adha merupakan salah satu pembuktian bahwa keikhlasan sudah menjadi bagian penting dalam hidup kita. Tak mudah untuk mau mengeluarkan harta seharga nilai kambing, sapi, kerbau dan hewan lainnya jika kita tak memiliki keikhlasan. Keikhlasan inilah yang akan dapat membuat kita menjadi orang yang sabar, terutama dalam urusan rezeki.

Mensucikan harta dan mengurangi keserakahan 

Berkurban selain diartikan sebagai keikhlasan serta kesabaran, juga memiliki arti sebagai sedekah terhadap banyak orang di masyarakat. Dalam Islam sedekah adalah hal penting. Secara hukum perbuatan ini bahkan termasuk sunnah. Saat kita diberikan berkah rezeki yang lebih, bersedekah bisa menjadi sarana penyucian rezeki yang kita terima.

Dengan mendapatkan rezeki yang berlebih itu menandakan bahwa kita harus berbagi dengan yang membutuhkan. Dalam rezeki yang kita dapatkan tersebut ada hak orang lain. Berkurban merupakan salah satu cara untuk memberikan hak orang lain itu. Caranya dengan memberikan daging kurban pada mereka yang membutuhkan. Dengan berkurban, kita dijauhkan dari keserakahan akan harta.

Membantu perekonomian rakyat

Berkurban juga merupakan salah satu cara untuk membantu perekonomian rakyat. Tidak semua pemilik hewan ternak untuk kurban adalah orang berada. Ada juga hewan-hewan kurban yang dimiliki oleh para peternak biasa. Momen kurban bisa membantu mereka memperoleh hasil dari usaha ternaknya. Para peternak itu akhirnya bisa mendapatkan untung dari hasil usahanya selama ini.

Itulah fakta dan hikmah dari Idul Adha. Di saat pandemi ini, daging kurban tersebut akan sangat membantu mereka yang kekurangan karena terdampak pandemi. Yuk, rayakan Idul Adha ini dengan berbagi antar sesama. Jika masih memiliki kelebihan rezeki dari membeli hewan kurban, yuk bantu pasien tidak mampu yang mengidap berbagai penyakit.

Kamu juga bisa berdonasi lebih mudah melalui aplikasi WeCare.id. Caranya, download aplikasi WeCare.id di ponselmu. Donasi yang kamu berikan tentu sangat berharga untuk teman-teman yang membutuhkan.

Yuk, ulurkan tanganmu untuk bantu sesama bersama WeCare.id!

Klik Untuk Donasi - Berbagi dengan program Qurban Pelosok
  1. Terdanai Rp.41,000
  2. Pencapaian 0.07%
  3. Donatur 7

Referensi

5 Makna Idul Adha Yang Berharga Bagi Umat Muslim di Tahun 2020. (2020). Diambil kembali dari tamasia.co.id.

Alidu, A. M. (2008). The Significance Of Eid-ul-Adha. Diambil kembali dari modernghana.com.

Siddique, A. H. (2014). Is Animal Sacrifice on Eid al-Adha Still Relevant? Diambil kembali dari fairobserver.com.

Sohail, F. (2018). What Eid-l-Azha-teaches us. Diambil kembali dari dawn.com.

What is Eid al-Adha and how is it celebrated? (2020). Diambil kembali dari aljazeera.com.

What is Eid-ul-Adha? (2016). Diambil kembali dari muslimaid.org.What Qurbani Teaches Us As Muslims. (2020). Diambil kembali dari muslimaid.org.

Sumber Featured Image : Freepik.com