Takut Boros? Ini Tips Mengelola THR Lebaran

Takut Boros? Ini Tips Mengelola THR Lebaran

Menjelang hari raya Idul Fitri, para pegawai pasti menanti kabar mengenai THR Lebaran. Banyak godaan sesaat setelah mendapatkan uang tersebut. Ketika mendapatkan THR beberapa orang ada yang langsung membelanjakannya karena tergoda dengan diskon dan promo. Alhasil, uang tak bertahan lama padahal masih banyak kebutuhan dan mungkin cicilan yang harus dibayar.

Parsel Hari Raya Untuk Saudara Dhuafa di Indonesia

Mengelola THR hari raya memang bukan soal mudah bagi sebagian orang, terutama bagi mereka yang memiliki kebiasaan boros. Namun alangkah baiknya uang THR dikelola dengan bijak terutama di masa sulit sekarang ini. Pandemi Covid-19 masih berlangsung sehingga kita tidak pernah tahu apakah perusahaan akan bertahan atau tidak. Untuk itu artikel berikut ini akan memberikan tips mengelola THR lebaran agar tidak langsung habis dalam sekejap.

1. Kontrol hawa nafsu berbelanja

Para ibu sepertinya sering sekali mengeluhkan soal membengkaknya belanja bulanan di bulan Ramadan. Penyebabnya seperti kenaikan harga bahan pokok menjelang bulan puasa dan juga karena harus mempersiapkan menu tambahan untuk berbuka. Selain itu, tak bisa mengekang hawa nafsu berbelanja juga menjadi salah satu penyebab membengkaknya anggaran bulanan. Karena itu, kita harus bisa memilah dan memilih mana yang menjadi kebutuhan utama di saat bulan puasa juga lebaran.

2. Sebisa mungkin hindari berhutang

Ketika melihat barang-barang yang diinginkan terkadang kita tergoda untuk membelinya meskipun harus berhutang. Apalagi ketika barang yang kita inginkan tersebut dijual dengan harga promo atau diskon. Di sinilah kita ditantang untuk bisa mengendalikan diri. Sebelum membeli, ada baiknya ditimbang-timbang terlebih dulu. Apakah barang tersebut diperlukan sekali? Apakah perlu berhutang untuk membeli barang tersebut? Jangan hanya karena ingin terlihat gaya, kita rela berhutang. Syukuri rezeki yang kita miliki. Ini termasuk uang THR lebaran yang kita terima. Gunakan sebaik-baiknya dan tahan keinginan berbelanja barang-barang yang tak penting. Rayakan hari kemenangan dengan penuh rasa syukur, kebersamaan dan kesederhanaan.

3. Memanfaatkan THR lebaran dengan bijak

Sebelum membelanjakan uang THR lebaran, tentukan dulu skala prioritasnya. Urutkan dari yang paling penting terlebih dahulu, seperti membayar THR pegawai di rumah jika ada ataupun para petugas sampah dan keamanan lingkungan, membayar zakat serta sedekah, membayar utang, menabung untuk dana darurat, sisihkan untuk investasi, dan terakhir baru untuk berbelanja.  Dengan demikian, THR yang kita terima akan berguna di masa sulit seperti ini.  

4.Cari peluang berhemat

Setelah membagi-bagi uang menurut skala prioritas, kita baru bisa berbelanja. Nah, sekarang uang sisa THR lebaran bisa kita gunakan untuk membeli barang. Biasanya, mendekati lebaran akan banyak promo dan diskon yang ditawarkan oleh pusat perbelanjaan maupun situs-situs berbelanja online. Kita bisa memanfaatkan tawaran ini untuk berhemat. Namun ingat! Jangan tergiur karena murahnya saja. Perhatikan juga kualitas barang yang akan kita beli. Jangan sampai beli hari ini, beberapa hari kemudian sudah rusak atau ternyata barangnya cacat. Baca review dari banyak pelanggan supaya tidak salah membeli. 

5. Zakat, infaq, serta shadaqoh

Setelah menerima THR lebaran, jangan lupa untuk membayar zakat, infaq juga shadaqoh. Ada hak anak-anak yatim dan fakir miskin dalam uang THR yang kita terima. Kita juga bisa berdonasi melalui lembaga-lembaga yang dipercaya, misalnya Wecare.id. Kita bisa menyalurkan donasi dari uang THR kita untuk membantu mereka yang butuh bantuan biaya pengobatan. Membayar zakat, infaq atau berdonasi merupakan salah satu bentuk rasa syukur atas rezeki yang dilimpahkan Allah. Jangan takut harta kita akan berkurang sesudahnya, justru janji Allah dalam Surat Ibrahim ayat 7 disebutkan bahwa Allah akan menambah nikmat untuk mereka yang bersyukur.

6. Sisihkan untuk dana darurat

Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di kemudian hari karena itu selalu sisihkan sebagian uang yang kita miliki untuk kebutuhan yang tak terduga. Bagi yang masih lajang, dana darurat yang kita sisihkan harus sanggup untuk memenuhi biaya hidup sampai tiga bulan mendatang seperti yang dianjurkan oleh para perencana keuangan. 

7. Jadikan modal bisnis

THR lebaran bisa kita manfaatkan menjadi modal bisnis supaya mendapat tambahan penghasilan. Idul Fitri kali ini bisa jadi momen yang pas untuk berbisnis karena orang-orang tidak bisa pulang mudik. Ini bisa jadi peluang bisnis yang lumayan. Kita bisa mencoba berbisnis parsel atau hamper lebaran. Selain itu, berjualan makanan kering atau beku bisa jadi peluang bisnis menarik. 

Mendapatkan THR lebaran tentunya menyenangkan tapi uang tersebut perlu dikelola dengan baik agar tak cepat habis. Selain belanja, kita bisa gunakan uang THR untuk berdonasi dengan membantu pasien tidak mampu yang mengidap berbagai penyakit.

Kamu juga bisa berdonasi lebih mudah melalui aplikasi WeCare.id. Caranya, download aplikasi WeCare.id di ponselmu. Donasi yang kamu berikan tentu sangat berharga untuk teman-teman yang membutuhkan.

Yuk, ulurkan tanganmu untuk bantu sesama bersama WeCare.id!

Butuh terapi hormon untuk keberlangsungan hidupnya, Farel Butuh Bantuanmu Segera!

Referensi

5 Tips Mengatur Uang THR Lebaran agar Tidak Habis Begitu Saja. (2021). Diambil kembali dari biz.kompas.com.

7 Tips Mengelola THR Lebaran di Masa Pandemi Supaya Enggak Boncos. (2021). Diambil kembali dari kumparan.com.Hakim, L. N. (2021). Tips Mengelola THR Lebaran Saat Pandemi Virus Corona. Diambil kembali dari finansial.bisnis.com.

Sumber Fetaured Image : Pixabay.com

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *