Ini Dia Ciri Mata Minus Ringan Sampai yang Serius

Ini Dia Ciri Mata Minus Ringan Sampai yang Serius

Dikenal juga dengan istilah mata minus, miopia atau rabun jauh adalah salah satu masalah kesehatan yang umum yang menyebabkan orang kehilangan penglihatan. Ini adalah kelainan refraksi. Refraksi adalah pembengkokan sinar cahaya saat melewati satu objek ke objek lainnya. Kornea dan lensa membelokkan (membiaskan) sinar cahaya untuk memfokuskannya pada retina. Ketika bentuk mata berubah, maka cara sinar cahaya menekuk dan fokus juga berubah, dan hal itu bisa mengakibatkan penglihatan kabur. Jika cahaya tidak fokus dengan benar maka gambar jadi tidak jelas. 

Klik Untuk Donasi - Bantu Mereka Melihat Kembali - Operasi Katarak di Kapuas, Kalimantan Tengah
  1. Terdanai Rp.625,000
  2. Pencapaian 0.60%
  3. Donatur 7

Pada orang yang mengalami mata minus, mereka dapat melihat objek yang dekat dengan jelas tetapi objek yang jauh akan terlihat kabur. Miopia adalah gangguan fokus mata, bukan penyakit mata. Miopia sering ditemukan pada anak-anak yang berusia antara 8 dan 12 tahun. Saat mereka tumbuh dewasa, miopia bisa menjadi lebih buruk. Pada orang dewasa antara usia 20 dan 40 tahun, biasanya perubahan yang terjadi hanya sedikit. Miopia juga bisa terjadi pada orang dewasa.

Daftar isi:

  1. 1. Ciri-ciri mata minus
  2. 2. Apa penyebab mata minus?
  3. 3. Jenis-jenis mata minus

Ciri-ciri mata minus

Mata minus biasanya dimulai selama masa kanak-kanak dan ketika memasuki masa dewasa awal. Jadi para orang tua bisa mulai mewaspadai perubahan perilaku mereka sejak dini. Berikut ciri-ciri orang yang menderita miopia:

Memegang benda dekat dengan wajah

Salah satu cara termudah untuk mengetahui apakah seseorang mengalami mata minus adalah dia terlihat sering memegang benda di dekat wajahnya untuk melihatnya. Petunjuk lain adalah duduk terlalu dekat dengan televisi.

Mengeluh sakit kepala

Sakit kepala yang konsisten adalah ciri umum masalah penglihatan. Jika orang tersebut mengeluh sakit kepala, pantau seberapa sering mereka mengalami gejala-gejala ini. Jika mereka mengalami lebih dari satu sakit kepala dalam seminggu, segera periksakan ke dokter mata. 

Menyipitkan mata

Saat mata kesulitan untuk fokus, terkadang kita menyipitkan mata. Ekspresi ini menyebabkan perubahan kecil pada ketegangan di otot mata dan dapat memberikan penglihatan yang jelas untuk waktu yang singkat bagi pasien yang menderita miopia ringan.

Menutup satu mata untuk membaca

Jika menutup atau menutupi salah satu matanya untuk membaca, maka mereka mungkin mengalami kesulitan penglihatan. Jika ada perbedaan antara penglihatan kedua mata, menutup satu mata dapat membantu mengatasi hal ini dan memberikan kejelasan.

Menggosok Mata

Menggosok mata mungkin merupakan tanda ketidaknyamanan dan juga bisa terkait dengan  ketegangan mata digital. Jadi coba batasi screen time untuk melihat apakah ini dapat memperbaiki ketidaknyamanan melihat. Jika masih menggosok mata, segera periksakan mata. 

Mata berair yang berlebihan

Mengalami mata minus menyebabkan ketidaknyamanan pada mata. Mata berair adalah salah satu cirinya. Gejala ini dapat disalahartikan sebagai iritasi akibat alergi, tetapi jika terus menerus dan berlebihan mungkin merupakan tanda mata minus.

Sebagian besar kasus mata minus itu ringan dan mudah diatasi dengan kacamata, lensa kontak, atau operasi refraksi. Namun, dalam kasus yang jarang terjadi gangguan yang lebih parah berkembang.

Klik Untuk Donasi - Bantu Kesembuhan Bu Ita agar Bisa Kembali Bekerja
Trauma Mata
Warsita
Oleh Medikator
  1. Terdanai Rp.922,810
  2. Pencapaian 2.97%
  3. Donatur 32

Apa penyebab mata minus?

Faktor keturunan merupakan salah satu penyebab miopia atau mata minus. Jika salah satu atau kedua orang tua menderita miopia maka anak juga bisa mengalami hal yang sama. Pakar mata masih belum yakin dengan penyebab pasti miopia, tapi mereka yakin itu merupakan campuran faktor keturunan dan lingkungan seperti pola makanan dan gizi yang kurang baik. Seseorang bisa saja mewarisi kemungkinan untuk menjadi rabun dan kemudian jika gaya hidup tidak baik, misalnya jika orang tersebut menggunakan mata untuk membaca atau bekerja di depan komputer, dia bisa mengalami miopia.

Jenis-jenis mata minus

Berbagai jenis mata minus atau myopia bisa membantu menggambarkan tingkat keparahan kondisinya. Berikut ini adalah beberapa jenis miopia atau mata minus.

Miopia tinggi 

Miopia tinggi adalah istilah untuk mata minus yang parah, dan dalam beberapa kasus, bisa menyebabkan komplikasi kesehatan mata. Orang dengan miopia tinggi mungkin berisiko lebih besar terkena glaukoma, katarak, atau ablasi retina. Biasanya miopia tinggi angka diopternya -5.00 D sampai -6.00 D atau lebih tinggi. Miopia tinggi biasanya dipengaruhi oleh keturunan. Jika kedua orang tua memilikinya, kemungkinan besar anak akan mengalaminya juga.

Miopia degeneratif

Dikenal juga sebagai miopia patologis atau ganas, miopia degeneratif bisa terjadi ketika miopia tinggi berkembang dengan cepat dan bisa mengakibatkan perubahan degeneratif yang mempengaruhi retina. Degenerasi makula miopik juga termasuk di dalamnya.

Miopia progresif

Miopia progresif terus memburuk dari tahun ke tahun. Perpanjangan bola mata yang berkelanjutan biasanya adalah penyebabnya dan umumnya terjadi pada masa kanak-kanak. Dalam beberapa kasus, miopia ini bisa berlanjut hingga tahun-tahun awal dewasa. Miopia progresif dapat berkembang menjadi miopia tinggi, tetapi beberapa metode pengendalian miopia dapat membantu memperlambat atau menghentikan memburuknya kondisi.

Mata minus merupakan kerusakan penglihatan yang umum terjadi di kalangan anak-anak hingga orang dewasa. Untuk menghindari terjadinya rabun jauh, selain makan makanan yang sehat dan penggunaan pencahayaan yang baik, cek kesehatan mata secara teratur. Oh iya, selain memperhatikan kesehatan kita, yuk luangkan waktu dengan membantu pasien tidak mampu yang mengidap berbagai penyakit.

Kamu juga bisa berdonasi lebih mudah melalui aplikasi WeCare.id. Caranya, download aplikasi WeCare.id di ponselmu. Donasi yang kamu berikan tentu sangat berharga untuk teman-teman yang membutuhkan.

Yuk, ulurkan tanganmu untuk bantu sesama bersama WeCare.id!

Bantu Para Penghafal Qur’an mendapatkan 500 kacamata

Referensi

Bailey, G. (2021). Myopia (nearsightedness): causes, treatment. Diambil kembali dari allaboutvision.com.

Gregory I. Ostrow, M. F. (2021). Myopia. Diambil kembali dari eyewiki.aao.org.

Myopia (Nearsightedness). (2020). Diambil kembali dari my.clevelandclinic.org.

Signs Of Myopia In Children: 6 Symptoms Of Nearsightedness. (t.thn.). Diambil kembali dari jarvisvision.com.

Turbert, D. (2021). Nearsightedness: What Is Myopia? Diambil kembali dari aao.org.What Are the Different Types Of Myopia? (t.thn.). Diambil kembali dari essilor.co.uk.

Sumber Featured Image : Freepik.com