Memahami Zakat Penghasilan dan Cara Menghitungnya

Memahami Zakat Penghasilan dan Cara Menghitungnya

Zakat penghasilan atau zakat profesi adalah bagian dari zakat mal yang harus dikeluarkan oleh seorang pekerja. Zakat ini harus dikeluarkan secara rutin agar tidak melanggar syariah Islam.

Kamu bisa membayarkan zakat secara rutin ke lembaga zakat setempat atau masjid yang membuka layanan ini. Tunaikan setiap sebulan sekali agar lebih ringan dan meminimalkan lupa.

Klik Untuk Donasi - Zakat Fitrah Ramadhan untuk Saudara Dhuafa
  1. Terdanai Rp.2,212,000
  2. Pencapaian 0.22%
  3. Donatur 30

Sedikit Mengenal Zakat Penghasilan

Menurut MUI, yang dimaksud dari penghasilan adalah apa saja yang berhubungan dengan gaji, honorarium, upah, jasa, dan jenis pendapatan lainnya. Yang paling penting, penghasilan itu didapatkan dengan cara halal.

Jadi, penghasilan dengan cara haram seperti mencuri, menipu, atau sejenisnya tidak dibenarkan. Apalagi sampai dikeluarkan zakat penghasilannya saat sudah mencapai batas waktu dan besarnya.

Semua pekerjaan baik itu petani, dokter, pegawai swasta, atau pekerjaan apa pun harus membayar zakat sesuai dengan penghasilannya. 

Syarat Seseorang Wajib Membayar Zakat Penghasilan

Zakat penghasilan tidak diwajibkan pada semua orang. Apalagi setiap bulannya hanya mendapatkan gaji yang pas-pasan saja. Seseorang baru diwajibkan jika penghasilannya sudah melebihi batas atau nisab zakat.

Lalu berapa nisab zakat penghasilan? Menurut syariat Islam yang dikutip dari Baznas, besarnya adalah 85 gram emas. Harga emas yang digunakan adalah harga emas saat melakukan pembayaran.

Saat ini harga emas sekitar Rp850-900 ribu per gram. Artinya, nisab zakat atau batasnya sekitar Rp72-76 juta per tahun. Dengan hitungan itu, batas penghasilan bulanan yang akan kena pajak adalah Rp6-6,4 jutaan.

Apabila seseorang memiliki gaji bulanan sekitar Rp4 juta, artinya dia belum mencapai batas atau nisab. Dia tidak dianjurkan membayar zakat meski mereka masih bisa memberikan sedekah.

Besar zakat penghasilan yang harus dikeluarkan sekitar 2,5% dari total penghasilan. Lalu, penghasilan yang boleh dibayarkan zakatnya adalah penghasilan yang sudah mencapai 1 tahun atau sudah haulnya.

Bagaimana jika belum sampai setahun? Seharusnya tidak perlu mengeluarkan. Namun, banyak sekali masyarakat yang langsung memotongkan gajinya sebesar 2,5% untuk dibayarkan zakatnya.

Kamu bisa kok memotong dahulu per bulan lalu dikumpulkan. Selanjutnya setelah mencapai nisab baru dibayarkan semuanya.

Klik Untuk Donasi - Muliakan Yatim di Tengah Pandemi
  1. Terdanai Rp.226,958
  2. Pencapaian 0.22%
  3. Donatur 6

Cara Menghitung Zakat Penghasilan

Penghitungan zakat bisa dilakukan setelah total penghasilan sudah mencapai haul dan nisabnya. Anggap saja kamu sudah memiliki kriteria itu dengan penghasilan sebesar Rp7 juta setiap bulannya?

Zakat yang harus dibayar sekitar 2,5% x 7 juta = Rp175 ribu per bulan atau jika dihitung per tahun menjadi Rp2,1 juta.

Apabila seseorang memiliki tanggungan seperti hutan atau lainnya bagaimana? Berdasarkan artikel dari Kompas.com. mereka masih bisa membayarkan zakat dengan syarat setelah dipotong biaya bulanan.

Artinya, semua orang masih bisa membayar zakat sesuai dengan kemampuannya. Bila tidak mampu dan terbebani dengan hal itu, bisa memberikan sedekah semampunya secara rutin.

Seperti yang sudah dikatakan di atas, pada umumnya zakat memang dikeluarkan per tahun setelah haul. Namun, banyak juga yang mengeluarkan setiap sebulan sekali sesuai dengan jumlah penghasilan saat itu.

Kamu bisa membayar zakat penghasilan ini di lembaga pengelola mana pun. Untuk memudahkan proses pembayaran zakat penghasilan atau zakat apa pun, bisa gunakan platform WeCare.

Kamu bisa melakukan donasi ke lembaga yang diinginkan melalui website. Selain itu., kamu juga bisa mengunduh aplikasi WeCare melalui Playstore atau Appstore agar proses donasi semakin mudah dan cepat.

Itulah beberapa bentuk amal yang bisa kamu lakukan di bulan Ramadan ini. Sambil kamu #RayakanKebaikan, yuk unduh jurnal kebaikan gratis dari WeCare.id ini untuk menemani perjalanan kebaikan kamu! 

Jangan lupa juga untuk unduh jadwal Ramadhan 2021 disini yaaa!

Ingin bersedekah dan mendapatkan keutamaannya? Kini telah hadir aplikasi WeCare.id untuk bersedekah kapan saja dan di mana saja. Yuk, segera download aplikasi WeCare.id!

download_app

Referensi

Baznas. Diakses pada 13 Maret 2021. https://baznas.go.id/id/zakat-penghasilan
Tim Dompet Dhuafa. 2010. Zakat Penghasilan Setelah Bayar Utang?. Diakses pada 13 Maret 2021. https://ekonomi.kompas.com/read/2010/08/30/07593368/zakat.penghasilan.setelah.bayar.utang

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *