Pengertian dan Cara Memahami ODP, OTG, dan PDP

Pengertian dan Cara Memahami ODP, OTG, dan PDP

Sumber foto: pexels.com

Pandemi Covid-19 masih berlangsung hingga saat ini. Virus yang menyebar dari akhir tahun 2019 masih memakan banyak korban. Istilah-istilah baru seperti ODP, OTG, PDP seringkali kita dengar. Namun, apa maksud dan tujuan di balik singkatan tersebut? Lebih jelasnya, mari simak ulasan pengertian dan cara memahami OPD vs OTG vs PDP ini. 

Daftar isi:

  1. 1. Pengertian Simpati & Empati
  2. 2. Manfaat Memiliki Simpati dan Empati Kepada Orang Lain
  3. 3. Tips Untuk Menumbuhkan Rasa Simpati dan Empati

Klik Untuk Donasi - Bantu Tenaga Medis Melawan Covid-19!
  1. Terdanai Rp.6,529,700
  2. Pencapaian 0.65%
  3. Donatur 149

Orang Dalam Pantuan (ODP)

ODP adalah pasien yang mengalami gejala-gejala tertentu seperti yang dijelaskan oleh Kementerian Kesehatan yaitu: 

  1. Sakit demam tinggi disertai sakit tenggorokan, batuk, serta sesak napas. 
  2. Pernah melakukan perjalanan ke daerah-daerah yang masuk zona merah hingga hitam yang mana di wilayah tersebut banyak warga yang terinfeksi virus Corona. 
  3. Tinggal di wilayah yang masuk zona merah dan hitam selama kurang lebih 14 hari sebelum gejala yang dirasakan pada poin a timbul. 
  4. Tidak melakukan kontak erat baik secara fisik maupun tidak kepada pasien yang dinyatakan positif. 

Pasien yang dikelompokkan dalam ODP biasanya akan diminta untuk melakukan karantina mandiri dalam kurun waktu 14 hari untuk mencegah penyebaran virus kepada orang-orang sekitar. 

Orang Tanpa Gejala (OTG)

OTG atau biasa disebut Orang Tanpa Gejala merupakan kelompok pasien yang sudah dinyatakan positif terinfeksi virus Corona akan tetapi tidak ada gejala-gejala yang menyertai atau gejala yang nampak begitu ringan, mirip dengan penyakit flu. Biasanya, OTG ditandai setelah pasien tersebut mempunyai riwayat pernah melakukan kontak secara intens dengan pasien positif lainnya. Kontak intens yang dimaksud ialah berhubungan secara fisik atau berada di dalam ruangan selama 2 hari. 

Pasien yang masuk dalam kelompok OTG, wajib untuk melakukan isolasi mandiri di rumah dalam kurun waktu 14 hari dan dalam pantauan petugas. Setelahnya, harus melakukan pengecekan kembali untuk memastikan jika virus Corona sudah tidak menginfeksi. 

Selama dalam pantauan isolasi mandiri tersebut, pasien juga harus melakukan pengecekan suhu sebanyak 2x sehari, selalu mengenakan masker ketika berada di dalam ataupun luar ruangan, mencuci tangan menggunakan sabun dan air atau hand sanitizer, serta menjauhkan diri dari orang-orang sekitar agar tidak menginfeksi anggota keluarga atau tetangga di sekitar rumah. 

Klik Untuk Donasi - PLAZA INDONESIA: PASS THE MIC VIRTUAL CHARITY CONCERT
  1. Terdanai Rp.101,428,000
  2. Pencapaian 48.24%
  3. Donatur 6

Pasien Dalam Pengawasan (PDP)

PDP atau Pasien Dalam Pengawasan pada dasarnya akan mengalami gejala yang serupa dengan pasien kelompok ODP yaitu pasien mengalami sakit demam tinggi yang disertai dengan sakit pada tenggorokan hingga sesak nafas dan batuk. Akan tetapi, hal yang membedakan adalah pasien ODP tidak melakukan kontak erat dengan pasien positif lain dalam kurun 14 hari sebelum timbul gejala tersebut. Sementara kelompok PDP telah melakukan hubungan intens baik fisik maupun tidak dalam kurun 14 hari sebelum ada gejala-gejala yang disebutkan. 

Kamu yang masuk dalam kelompok PDP, maka segera melakukan pemeriksaan di rumah sakit agar dapat ditangani lebih cepat apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, serta dapat dikontrol bagaimana perkembangan virus Corona di dalam tubuh. Biasanya, kamu akan langsung dirawat inap dalam ruangan isolasi yang tersedia di rumah sakit, kemudian secara rutin melakukan pemeriksaan laboratorium untuk memantau hasilnya. Selain itu, keluarga atau kerabat yang pernah melakukan kontak secara intens akan masuk dalam kelompok ODP atau Orang Dalam Pemantauan. 

Kini, kamu sudah mengetahui lebih detail tentang pengertian dan cara memahami ODP vs OTG vs PDP. Apabila menemukan mereka dalam lingkungan tinggal, mari kita rangkul dan beri dukungan agar bisa melewatinya. Kamu pun bisa mendukung para pasien yang sedang terkena musibah sakit melalui aplikasi Wecare.id dan mengunduhnya di Play Store atau App Store. Mudah, praktis, dan tepat sasaran. Bersama WeCare, kita peduli dan dukung mereka. 

download_app

Referensi: 

Dinda Silviana Dewi. 2020. Ketahui Beda Arti Status OTG, ODP, dan PDP Pada Kasus Covid-19. Tirto.id

Alodokter. 2020. Beragam Istilah Terkait Virus Corona dan Covid-19. Alodokter.com.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *