Inilah Cara Menyantuni Anak Yatim yang Dianjurkan

Inilah Cara Menyantuni Anak Yatim yang Dianjurkan

Menyantuni anak yatim adalah ajaran yang diajarkan dalam Islam. Ada tata cara menyantuni anak yatim sesuai dengan anjuran Nabi. Sebelum itu, apakah kamu tahu siapa yang termasuk anak yatim?

Klik Untuk Donasi - Bantu Bangun Mushola untuk Pondok Anak Yatim Piatu di Yogyakarta
  1. Terdanai Rp.482,845
  2. Pencapaian 0.84%
  3. Donatur 22

Daftar isi:

  1. 1. Pengertian Anak Yatim
  2. 2. Keutamaan Menyantuni Anak Yatim
  3. 3. Mengapa Wajib Menyantuni Anak Yatim
  4. 4. Cara Menyantuni Anak Yatim Sesuai Anjuran Nabi

Pengertian Anak Yatim

Apa arti yatim? Yatim secara bahasa artinya infirad atau juga sendiri. Tiap yang sendiri di dalam bahasa Arab dinamakan dengan yatim. Ini termasuk juga makna al-yatimah yaitu janda yang sendiri. (Muhammad Abu Manshur al-Harawi w. 370 H, Tahdzib al-Lughat, h. 14/ 242, lihat pula: Ibnu Faris ar-Razi w. 395 H, Mujmal al-Lughat, h. 1/ 941).

Dalam Syariah, pengertian yatim hampir sama dengan makna dalam bahasa, yakni orang yang ditinggal wafat oleh bapaknya dan dia belum balig. Disebutkan oleh Imam as-Syairazi as-Syafi’i (w. 476 H): 

“Yatim merupakan seorang yang tidak punya ayah dan dia belum balig. Sesudah orang itu balig, dia tak lagi disebut yatim.” (Abu Ishaq as-Syairazi w. 476 H, al-Muhaddzab, h. 3/ 301)

Keutamaan Menyantuni Anak Yatim

Abu Hurairah (RA) melaporkan Rasulullah (SAW) mengatakan, “Rumah terbaik di antara umat Islam adalah rumah di mana seorang yatim piatu dirawat dengan baik, dan rumah terburuk di antara umat Islam adalah rumah di mana seorang yatim piatu diperlakukan dengan buruk.”

Adapun keutamaan menyantuni anak yatim ada beberapa. Berikut di antaranya:

  1. Menjadi teman Rasulullah SAW di surga. 
  2. Membersihkan pikiran, melembutkan serta menghilangkan kekerasan hati. 
  3. Menjadi penyembuh untuk beragam penyakit kejiwaan. 
  4. Mempunyai kepedulian sosial sebab menolong serta membantu orang lain yang membutuhkan diajarkan dalam Islam.

Mengapa Wajib Menyantuni Anak Yatim

Kita wajib menyantuni anak yatim karena dia tidak lagi memiliki ayah yang menanggung nafkahnya. Tak hanya anak yatim, orang yang ditinggal meninggal oleh ibunya pun tetap wajib disantuni layaknya kita menyantuni anak yatim. Terlebih lagi bila dia ditinggalkan oleh kedua orang tuanya. Sementara itu istilah piatu dalam bahasa Indonesia merupakan sebutan untuk anak yang ibunya sudah meninggal. Bagi anak yang ditinggal meninggal oleh kedua orang tuanya, dia disebut yatim piatu. Selain itu, Rasulullah SAW bersabda, “siapapun yang memperlakukan seorang yatim piatu (laki-laki atau perempuan) dengan kebaikan dan kebajikan, dia dan aku akan dekat satu sama lain di Surga seperti dua jari ini.”

Klik Untuk Donasi - Alami Infeksi pada Tulang Belakang, Bu Munipah Butuh Pertolongan Segera!
Spondilitis tuberkulosis (TB)
Munipah
Oleh Medikator
  1. Terdanai Rp.1,117,000
  2. Pencapaian 19.43%
  3. Donatur 35

Cara Menyantuni Anak Yatim Sesuai Anjuran Nabi

Nabi Muhammad SAW tidak memberikan contoh secara terperinci tentang bagaimana cara menyantuni anak yatim. Yang pasti, untuk menyantuni anak yatim caranya yaitu dengan memuliakan, memperhatikan serta memberi kasih sayang. Selain itu, cara lainnya adalah memenuhi kebutuhan hidupnya (seperti pangan, sandang, dan papannya) kesehatannnya, pendidikannya, dan semua yang diperlukan supaya anak tersebut menjadi anak yang saleh, mandiri serta berguna. 

Ada riwayat yang menyebutkan cara menyantuni anak yatim dengan membelai rambutnya, yang disebutkan dalam hadits berikut:

“Diriwayatkan dari Abu Hurairah, bahwa ada seorang laki-laki yang mengadukan kekerasan hatinya kepada Rasulullah saw, maka beliau bersabda: ‘Usaplah kepala anak yatim dan berilah makan orang miskin.’” [HR. Ahmad dengan perawi shahih].

Hadist ini menyebutkan mengusap kepala anak yatim serta memberi makan orang miskin akan memberikan pengaruh yang baik sekali pada orang yang melakukannya. Perbuatan tersebut bisa melembutkan hati yang keras. Mengusap kepala anak yatim merupakan cara memperlihatkan empati serta kasih sayang. Hal ini bukan merupakan sebuah ritual yang wajib dilakukan. Tentunya, yang boleh diusap kepalanya adalah kepala anak yatim yang belum dewasa. Dilarang bagi laki-laki dewasa mengusap rambut anak yatim perempuan karena akan menimbulkan fitnah. 

Bantu Anak Yatim dan Dhuafa Agar Bisa Melaksanakan Kewajiban Khitanan

Selain cara yang di atas, ada juga cara menyantuni anak yatim yang lainnya, yaitu dengan mengelola harta yang mereka miliki secara syariah. Adapun keuntungan yang diperoleh dipakai untuk pemenuhan kebutuhan mereka. 

Bentuk menyantuni anak yatim yang paling utama yaitu dengan cara membawa mereka ke dalam keluarga, lalu mencukupi kebutuhannya, mengajarinya dan mendidiknya hingga mereka balig. Penjamin anak yatim diharuskan untuk memperlakukan mereka layaknya keluarganya sendiri dalam urusan pangan, sandang, dan pendidikan.

Menyantuni anak yatim merupakan hal yang dianjurkan dalam ajaran Islam. Selain membantu anak yatim, jangan lupa juga untuk meluangkan waktu dengan sebarkan aura positif dengan luangkan waktu membantu pasien tidak mampu yang mengidap berbagai penyakit.

Kamu juga bisa berdonasi lebih mudah melalui aplikasi WeCare.id. Caranya, download aplikasi WeCare.id di ponselmu. Donasi yang kamu berikan tentu sangat berharga untuk teman-teman yang membutuhkan.

Yuk, ulurkan tanganmu untuk bantu sesama bersama WeCare.id!

Dukung WeCare.id untuk mengembangkan
konten-konten kesehatan & kebaikan yg lebih berkualitas.

WeCare.id adalah portal penggalangan dana untuk pasien-pasien yang tidak mampu. Dengan berdonasi ke WeCare.id, kamu juga turut membantu pasien-pasien di seluruh Indonesia.

KLIK UNTUK DONASI

Referensi

B, S. T. (2011). Cara Menyantuni Yatim. republika.co.id.

Faruqui, S. (2020). 10 Rewards of Sponsoring an Orphan in Islam. muslimhands.org.uk.

Hassan, A. (2016). Be Like a Merciful Father to Orphans. helpyateem.org.

Luthfi, H. (2015). Siapakah yang Disebut Anak Yatim? rumahfiqih.com.

Rizqa, H. (2020). Cara Menyantuni Anak Yatim Sesuai Anjuran Nabi. republika.co.id.Sari, S. F. (2020). Pengertian Yatim dalam Islam. zakat.or.id.

Sumber Featured Image : Loket.com

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *