7 Fakta Mutasi Virus Corona yang Penting untuk Diketahui

7 Fakta Mutasi Virus Corona yang Penting untuk Diketahui

Virus Corona atau Covid-19 pertama kali ditemukan di Wuhan, Cina pada akhir 2019. Tak lama kemudian, virus ini menyebar dengan sangat cepat hingga menimbulkan pandemi hampir di seluruh negara di dunia. Hingga kini, angka penyebarannya semakin tinggi, bahkan dikabarkan telah terjadi mutasi virus corona yang menyebabkan perubahan struktur protein pada virus tersebut.

Yuk, simak 7 fakta mutasi virus corona dan siklus hidupnya yang penting untuk di ketahui berikut ini:

Daftar isi:

  1. 1. Mutasi Virus Corona Pertama Kali Dilaporkan di Inggris
  2. 2. Muncul Ruam Kulit pada Infeksi Virus Corona yang Bermutasi
  3. 3. Penyebarannya Menjadi Lebih Cepat
  4. 4. Saat ini Penyebarannya Sudah Sampai di Singapura
  5. 5. Semakin Banyak Mutasi Baru
  6. 6. Lebih Mudah Menular, Namun Belum Tentu Lebih Mematikan
  7. 7. Efektivitas Vaksin terhadap Virus Corona yang Bermutasi Masih Kontroversi

Klik Untuk Donasi - Bantu Tenaga Medis Melawan Covid-19!
  1. Terdanai Rp.6,899,700
  2. Pencapaian 0.69%
  3. Donatur 157

Mutasi Virus Corona Pertama Kali Dilaporkan di Inggris

Mutasi virus corona pertama kali dilaporkan di Inggris. Hal ini diawali dengan tingginya angka konfirmasi positif Covid-19 di Inggris (Reardon, 2020). Setelah diteliti ternyata telah terjadi mutasi pada virus Covid-19 yang menginfeksi para penderita Covid-19 di negara tersebut (Gomes, 2020). 

Pada awalnya virus corona memiliki protein yang disebut D614, kemudian virus ini bermutasi dengan ditandai berubahnya struktur protein tersebut menjadi G614. Akhir-akhir ini ditemukan mutasi D614G yang menyebabkan perubahan pada protein spike virus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penderita yang mengalami infeksi virus corona D614G tubuhnya memiliki jumlah virus yang lebih banyak. 

Muncul Ruam Kulit pada Infeksi Virus Corona yang Bermutasi

Gejala Covid-19 secara umum menurut WHO antara lain anosmia, demam, batuk kering, kelelahan, sesak napas, nyeri tenggorokan, nyeri kepala, dan hidung tersumbat. Sedangkan pada kasus infeksi virus corona yang bermutasi terdapat gejala baru yaitu diare, kebingungan, dan ruam kulit.

Penyebarannya Menjadi Lebih Cepat

Mutasi virus corona menyebabkan penyebaran virus ini semakin cepat. Mutasi tersebut disinyalir menyebabkan peningkatan penyebaran hingga 70%. Pada bulan November 2020 sekitar seperempat angka konfirmasi positif Covid-19 di Inggris merupakan kasus varian baru virus Corona. Kemudian pada bulan Desember 2020 angka kasus corona varian baru ini telah mencapai dua pertiga dari keseluruhan kasus (VOI, 2020). 

Klik Untuk Donasi -


Oleh Medikator
  1. Terdanai Rp.0
  2. Pencapaian nan%
  3. Donatur 0

Saat ini Penyebarannya Sudah Sampai di Singapura

Mutasi virus corona asal Inggris ini ternyata sudah menyebar ke berbagai negara seperti Denmark, Australia, Belanda, hingga Singapura. Di Indonesia, belum ada laporan adanya kasus varian baru virus corona tersebut, namun kita patut waspada mengingat negara tetangga kita, Singapura, telah melaporkan adanya kasus varian baru tersebut.

Semakin Banyak Mutasi Baru

Kini telah diterbitkan laporan tentang varian mutasi virus corona yang mencapai 17 varian. Beberapa varian yang telah dilaporkan yaitu N501Y, A570D, D614G, D1118H, T7161, P681H, S982A. Varian-varian tersebut kini sedang diteliti untuk melihat potensi penyebaran, siklus hidup dan fatality rate nya.

Hingga saat ini belum ada laporan penelitian yang menyatakan bahwa mutasi virus corona lebih mematikan dari varian sebelumnya, namun mutasi virus corona lebih mudah menular. Hingga saat ini berbagai varian baru virus corona tersebut masih diteliti dan dilihat kemungkinan fatality ratenya.

Klik Untuk Donasi - Ayo Bantu WeCare.id Kirim Donasi ke Seluruh Nusantara!
  1. Terdanai Rp.8,008,517
  2. Pencapaian 5.15%
  3. Donatur 144

Efektivitas Vaksin terhadap Virus Corona yang Bermutasi Masih Kontroversi

Sebagian ahli berpendapat bahwa vaksin yang digunakan di Inggris efektif mencegah virus corona varian baru akibat mutasi, namun sebagian berpendapat bahwa ada potensi vaksin tidak efektif terhadap virus varian baru. 

Demikian beberapa fakta tentang mutasi virus corona dan siklus hidupnya. Mengingat masih banyak hal yang masih diteliti dan menjadi perdebatan terkait virus baru ini, sementara penyebaran virus corona masih begitu tinggi, sebaiknya kita tetap mematuhi protokol kesehatan. Kita juga bisa memberikan dukungan kepada para penderita Covid-19 dengan melakukan donasi melalui WeCare.id, download aplikasi WeCare.id di ponselmu sekarang!

download_app

Referensi:

Gomes. (2020). The Coronavirus is Mutating: What We Know About the New Variants. Healthline.com.

Halodoc. (2020). Ini 6 Fakta Mutasi Virus Corona Terbaru dari Inggris. Halodoc.com.

Reardon, S. (2020). The U.K. Coronavirus Mutation Is Worrying but Not Terrifying. Scientificamerican.com.

Briggs, H. (2020). Bbc.com.VOI. (2020). Six Facts About The COVID-19 Mutation That Forced Britain To Lockdown, Have You Entered Indonesia?. Voi.id.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *