4 Mitos Keliru Tentang Introvert!

4 Mitos Keliru Tentang Introvert!

Ada banyak kesalahpahaman tentang sifat introvert. Pemalu, tidak suka bergaul, dan sebagainya. Dalam artikel ini, WeCare.id akan mengupas 4 mitos terkait kepribadian introvert!

Apa itu introvert?

Dipopulerkan oleh Carl Jung, psikiater dari Swiss, sifat introvert merujuk pada kondisi dalam diri, pikiran, dan perasaan seseorang (American Psychological Association). Namun, istilah introvert banyak disalahgunakan untuk menggambarkan sifat manusia yang pemalu, gugup, bahkan antisosial. Dalam buku bestseller “Quiet: The Power of Introverts in a World That Can’t Stop Talking,” Susan Cain menangkal mitos tersebut dan menjelaskan bahwa sifat introvert tidaklah linear dengan “kemampuan bersosialisasi” ataupun “kemampuan bicara di depan umum.”

4 Mitos Keliru Tentang Introvert | WeCare.id
Memangnya apa saja sih mitos yang sering menimpa sifat introvert?

1. Introvert Itu Pemalu

Banyak orang sering menyalahartikan pemalu dengan introvert. Padahal, kenyataannya pemalu dan introvert memiliki pengertian yang cukup berbeda. Lalu, apa sebenernya yang membedakan kedua istilah tersebut?

Introvert dapat didefinisikan sebagai seseorang yang punya kecenderungan untuk mengisi ulang dan mendapatkan energi ketika menghabiskan waktu sendirian. Sementara itu, pemalu lebih berhubungan dengan sifat seseorang saat menghadapi rasa cemas dan tidak nyaman dalam situasi tertentu yang melibatkan interaksi sosial dengan orang banyak (Dembling, 2012).

2. Introvert Tidak Suka Bergaul

Banyak orang introvert menikmati dan memerlukan kesendirian untuk mendapatkan energinya. Namun, bukan berarti mereka adalah orang antisosial (tidak suka bergaul dengan orang lain). Hal yang membedakan preferensi interaksi sosial introvert dan ekstrovert adalah; introvert lebih menyukai interaksi yang personal.

Mereka menghargai kedekatakan intim, dan menyukai kualitas daripada kuantitas dalam berinteraksi. Introvert lebih senang menciptakan lingkaran pertemanan yang sedikit namun sangat dekat, dibandingkan jaringan kenalan yang luas namun tak begitu dekat.

3. Introvert Tidak Bisa Jadi Pemimpin Hebat

Sifat introvert tidak dapat digunakan untuk mengukur kemampuan seseorang. Ada banyak pemimpin dunia yang ternyata adalah seorang introvert. Menurut USA Today, 4 dari 10 Top Eksekutif Dunia adalah seorang introvert berdasarkan hasil uji kepribadian.

Introvert cenderung menaruh fokus pada persiapan dan kerap menata pikirannya sebelum bertindak. Susan Cain sendiri, yang video TED Talks nya telah mencapai 1 juta viewers, mengaku bahwa ternyata dirinya juga seorang introvert!

4. Introvert Lebih Cenderung Mengalami Masalah Mental

Sifat kepribadian apapun, baik introvert, ekstrovert, ambivert, dan lainnya, tidak memengaruhi risiko penyakit mental pada seseorang. Menurut dr. Julia Fraga, Psy.D., dalam Healthline 2019, permasalahan kesehatan mental lebih dipengaruhi oleh kondisi biologis, trauma masa kecil hingga riwayat keluarga.

Itulah informasi mengenai 4 Mitos Keliru Terkait Introvert. Jadi, jika kamu punya teman yang tampak pendiam, atau tidak terlalu banyak ikut dalam kegiatan sosial, jangan dulu berprasangka buruk. Ingatlah bahwa “introvert” maupun “ekstrovert” tidak menentukan baik buruknya seseorang! Coba berpikir positif, mungkin ada banyak hal istimewa yang bisa mereka lakukan.

Sama seperti kamu, hal istimewa apa yang bisa kamu lakukan hari ini? Salah satu hal istimewa yang bisa kita lakukan adalah: berbuat baik. WeCare mau ajak kamu untuk melakukan hal istimewa dan bantu pasien tidak mampu yang menderita berbagai penyakit! Buka tautan dibawah untuk donasi atau gunakan aplikasi WeCare.id di App Store atau Google Play supaya donasi menjadi lebih mudah. Betapa istimewanya ya, berbagi pada sesama yang membutuhkan!

Klik Untuk Donasi - Bantu Bu Eti Melawan Penyakitnya!
Donasikan Limfoma Non-Hondgkin, Tumor
Eti
Oleh Medikator
  • Terdanai Rp.226,098
  • Pencapaian 0.98%
  • Donatur 24

Klik Untuk Donasi - Bantu Adik Anwar Melawan Penyakitnya!
Donasikan Tumor WIllms, Hepatoblastoma
Muhammad Haerul Anwar
Oleh Medikator Rumah Zakat
  • Terdanai Rp.617,000
  • Pencapaian 2.24%
  • Donatur 9

Referensi:

Fielding, S. (2019). 7 Myths About Introverts and Extroverts That Need to Go. Healthline.
Gregoire, C. (2013). 6 Myths About Introverts To Stop Believing. Huffpost.
Introvertion. Psychology Today.
Lewis, L. (2019). Susan Cain: Debunking Myths About Introverts. Indeed.com

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *