Tips Mengurangi Gejala untuk Penyakit Lupus

Mengenal Lupus

Lupus adalah penyakit serius yang dapat menyerang siapa saja. Penyakit ini paling sering menyerang wanita muda, antara usia 15 dan 44 tahun. Lupus adalah penyakit autoimun yaitu ketika sel imun yang berfungsi sebagai daya tahan tubuh menyerang sel-sel yang sehat sehingga menyebabkan penyakit. Penyebab lupus sampai sekarang belum diketahui. Tidak ada obat untuk menyembuhkan lupus, tetapi terdapat obat-obatan untuk mengatasi gejala.

Fakta tambahan tentang lupus yang harus Anda ketahui:

  • Lupus tidak menular, bahkan melalui kontak seksual. Anda tidak akan terkena lupus dari seseorang atau memberikan lupus kepada seseorang.
  • Lupus tidak sama atau terkait dengan kanker. Kanker adalah kondisi jaringan ganas, abnormal yang tumbuh dengan cepat dan menyebar ke jaringan di sekitarnya sedangkan lupus adalah penyakit autoimun.
  • Lupus tidak sama atau terkait dengan HIV (Human Immune Deficiency Virus) atau AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome). Dalam HIV atau AIDS sistem kekebalan tubuh kurang aktif sedangkan pada lupus sistem kekebalan tubuh terlalu aktif.
  • Lupus dapat berkisar dari yang ringan hingga yang mengancam jiwa dan harus selalu dirawat oleh dokter. Dengan perawatan medis yang baik, kebanyakan orang dengan lupus dapat menjalani hidup seutuhnya.

Apa peran genetik dalam lupus?

Gen memang berperan dalam kecenderungan perkembangan lupus. Ada puluhan varian genetik yang diketahui terkait dengan lupus. Gen-gen ini berdampak pada siapa yang terkena lupus dan seberapa parahnya.

20 persen penderita lupus akan memiliki orang tua atau saudara kandung yang sudah menderita lupus atau mungkin menderita lupus. Sekitar 5 persen dari anak-anak yang lahir dari individu dengan lupus akan terjangkit penyakit ini.

Meskipun penyakit lupus dapat menyerang orang yang tidak memiliki anggota keluarga dengan riwayat lupus, ada kemungkinan ada penyakit autoimun lain yang diidap oleh beberapa anggota keluarga. Oleh karena itu, pastikan untuk memeriksa anggota keluarga lainnya apabila diketahui ada penyakit autoimun di keluarga.

Jenis Lupus

Ada empat jenis lupus, yaitu:

  1. Lupus erythematosus sistemik

Lupus sistemik atau biasa dikenal dengan SLE adalah bentuk lupus yang paling umum dan itulah penyakit lupus yang dimasudkan oleh kebanyakan orang. Lupus sistemik bisa ringan atau berat.

  1. Cutaneous lupus erythematosus

Bentuk lupus terbatas hanya pada kulit dan dapat menyebabkan banyak jenis ruam dan luka.

  1. Lupus erythematosus yang diinduksi obat

Ini adalah penyakit seperti lupus yang disebabkan oleh resep obat tertentu.

  1. Lupus neonatal

Lupus neonatal bukan bentuk lupus yang sebenarnya. Ini adalah kondisi langka yang menyerang bayi perempuan yang menderita lupus dan disebabkan oleh antibodi dari ibu yang bekerja pada bayi di dalam rahim.

Gejala Lupus

Gejala biasanya dimulai pada awal masa dewasa, dari masa remaja hingga umur 30-an. Orang-orang dengan lupus umumnya mengalami gejala ruam diikuti oleh periode-periode pengurangan gejala. Itulah sebabnya gejala awal mudah dihilangkan. Karena gejala awal mirip dengan kondisi lainnya, mengalami tanda-tanda tersebut bukan berarti Anda menderita lupus. Gejala awal dapat meliputi:

  • kelelahan
  • demam
  • rambut rontok
  • ruam
  • masalah paru-paru
  • masalah ginjal
  • sendi bengkak
  • masalah pencernaan
  • masalah tiroid
  • mulut dan mata kering

Untuk diagnosis pasti dari penyakit lupus, diperlukan konfirmasi melalui hasil pemeriksaan laboratorium sesuai dengan permintaan dari dokter.

Pengobatan Alami untuk Lupus

Selain obat-obatan dari dokter, terdapat beberapa cara untuk mengendalikan gejala lupus tanpa perlu menggunakan obat. Hal tersebut antara lain adalah mengontrol makanan, aktivitas fisik, mengendalikan stres, dan istirahat yang cukup.

Diet yang Tepat: Apa yang boleh dan tidak boleh dimakan

Makan makanan yang tepat penting untuk dapat menurunkan gejala lupus Anda. Berikut ini daftar makanan yang bisa Anda konsumsi untuk menurunkan risiko serangan lupus Anda:

  • Buah-buahan dan sayuran – Vitamin dan mineral dari buah-buahan dan sayuran segar organik dapat mengurangi peradangan dan meningkatkan kesehatan tubuh.
  • Makanan kaya kalsium – Salah satu efek samping dari obat lupus adalah tulang menjadi lebih rapuh. Hal ini dapat menyebabkan osteoporosis atau tulang keropos sebagai efek samping, yang meningkatkan risiko patah tulang seiring bertambahnya usia. Untuk mengatasinya, konsumsilah makanan kaya kalsium seperti susu dan sayuran berdaun hijau gelap yang merupakan sumber alami vitamin D.
  • Minyak kelapa – Penelitian telah menunjukkan bahwa minyak kelapa memiliki banyak nutrisi yang meningkatkan kesehatan jantung, fungsi tiroid yang tepat, dan area kulit yang sehat yang dapat terkena lupus. Sangat disarankan Anda mulai menambahkannya bahan ini ketika memasak atau membuat kue untuk mendapatkan manfaatnya segera.
  • Kaldu tulang – Makanan ini dapat meningkatkan pencernaan yang sehat, yang sangat penting jika lupus menyerang saluran pencernaan Anda. Nutrisi dalam kaldu tulang juga membantu dalam memerangi infeksi dari lingkungan, seperti virus flu dan pilek. Kaldu tulang juga tercatat dapat mengurangi nyeri sendi dan peradangan, gejala yang umum di antara banyak pasien lupus.

Olahraga

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Universitas León, Spanyol ditemukan bahwa aktivitas fisik adalah sarana yang berguna untuk meningkatkan kebugaran kardiovaskular, mengurangi kelainan metabolisme dan kelelahan, dan meningkatkan kualitas hidup pada orang dengan lupus.

Kurangi Stres

Penelitian menunjukkan bahwa tekanan psikologis dan emosional dapat memicu lupus (dan penyakit autoimun lainnya) atau menyebabkan peningkatan lupus dengan meningkatkan respons peradangan.

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi stres, seperti yoga, meditasi atau akupuntur. Bisa juga dengan berdoa, berolahraga, teknik pernapasan atau berkonsultasi dengan ahli terapi.

Tidur yang cukup

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Universitas South Central, Departemen Rematologi dan Imunologi, Chang Sha, Cina meneliti tentang faktor penyebab gangguan tidur pada 100 pasien Lupus erythematosus sistemik. Hasil penelitian menemukan prevalensi gangguan tidur pada pasien adalah sebanyak 42 persen. Kualitas tidur yang buruk juga sangat umum pada orang dengan Lupus erythematosus sistemik.

Lupus dapat membuat Anda merasa lelah, sehingga diperlukan istirahat yang cukup. Tidur berkualitas tinggi memungkinkan tubuh Anda untuk memperbaiki dirinya sendiri dan mendapatkan kembali energi, sehingga suasana hati Anda secara keseluruhan juga akan meningkat.

Review : dr. Denita

Yuk, konsultasi dokter gratis dengan dokter SEHATI:  http://line.me/ti/p/~@Wecare.id

Sumber:

https://draxe.com/top-5-lupus-natural-treatment-remedies/

https://www.lupus.org/resources/lupus-facts-and-statistics

https://www.healthline.com/health/lupus/early-signs#dryness

https://www.lupus.org/resources/types-of-lupus

https://articles.mercola.com/lupus/remedies.aspx

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *