Lawan Kebiasaan Menggigit Kuku dengan 6 Tips Berikut Ini

Apakah Kamu suka menggigit kuku ketika gelisah atau cemas? Kebiasaan menggigit kuku ternyata termasuk ke dalam salah satu kebiasaan yang berbahaya. The American Psychiatric Association’s Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders mengklasifikasikan kebiasaan menggigit kuku sebagai obsessive compulsive disorder (OCD). OCD merupakan bagian dari gangguan kecemasan. Orang dengan OCD terjebak dalam dalam siklus pikiran dan perilaku yang tak berujung.

Umumnya penderita OCD terganggu oleh kebiasaan, stres dan perasaan takut yang susah dikendalikan. Untuk membuat diri mereka tenang, penderita OCD akan melakukan runtinitas atau ritual tertentu, salah satunya menggigit kuku.

Kebiasaan menggigit kuku yang terlihat sepele sesungguhnya dapat membahayakan kesehatan pelakunya. Kebiasaan tersebut dapat menyebabkan infeksi kulit, penyebaran kuman, juga meningkatnya risiko terkena infeksi lainnya. Lalu, bagaimana cara menghentikan kebiasaan tersebut? Berikut tips untuk menghentikan perilaku menggigit kuku.

  1. Kenali Pemicunya

Langkah awal untuk mengatasi kebiasaan menggigit kuku adalah dengan mencari tahu pemicu kebiasaan tersebut. Penelitian dari Cognitive Behavioral Therapy Institute di California Selatan, Amerika Serikat mengatakan bahwa orang menggigit kuku karena berbagai alasan. Menurutnya pemicu yang paling umum termasuk memikirkan suatu masalah dalam-dalam, mengabaikan kemarahan atau perasaan terhadap suatu masalah, atau mengunyah sebagai kebiasaan tak penting.

Mencari tahu pemicu kebisaan tersebut dan mengambil tindakan untuk menghentikannya adalah kunci untuk berhenti. Menurut Kathryn Smerling, Ph.D,, LCSW, terapis keluarga dari New York University School of Social Work, ada beberapa cara untuk menghindari kebiasaan ini antara lain dengan mencat kuku, memakai sarung tangan, memakan permen karet atau apapun untuk menghentikan tersebut, tapi itu tak akan berhasil sampai kita dapat menemukan pemicu perilaku tersebut.

Sebagai salah satu solusinya, Smerling menyarankan untuk menulis di jurnal atau membuat catatan kesehatan yang menceritakan situasi ketika kita mulai menggigit kuku. Dengan begitu, kamu dapat memahami pemicu kebiasaan buruk tersebut dengan lebih baik.

  1. Komitmen

Hal yang diperlukan untuk menghentikan kebiasaan menggigit kuku adalah komitmen. Meski terdengar mudah namun inilah bagian tersulit. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan antara lain adalah dengan mengatakan kepada orang lain bahwa kita berkomitmen untuk tidak akan menggigit kuku lagi. Selain itu, coba untuk menuliskannya di atas kertas dan tempelkan di meja atau tempat yang bisa dilihat setiap saat.

  1. Berhentilah

Satu-satunya jalan untuk berhenti menggigit kuku adalah dengan berhenti melakukannya. Berhentilah melakukan kegiatan yang dapat memicu keinginan untuk menggigit kuku, seperti meletakkan jari di dekat mulut atau mengelupasi kulit atau kutikula yang terkelupas.

  1. Mintalah Tolong kepada Teman

Jangan takut untuk meminta tolong pada orang lain. Mintalah tolong kepada orang-orang terdekat untuk melewati permasalahan yang sedang dihadapi. Menurut sebuah penelitian, bekerja sama dengan orang terdekat atau teman untuk mencapai tujuan dapat meningkatkan peluang keberhasilan Anda sebesar 95 persen.

Mintalah teman-teman atau orang tua untuk menghentikan ketika mereka melihat kita sudah mulai akan menggigiti kuku. Salah satu caranya dalah mencari teman yang mengalami hal yang sama dan saling berjanji untuk membantu menghentikan perilaku buruk itu. Menurut Smerling semua usaha dimulai dengan kesadaran, komitmen serius untuk berhenti dan terus berlatih setiap hari untuk menjadi lebih baik.

  1. Memotong Pendek Kuku

Potonglah kuku menjadi pendek agar terhindar dari kebiasaan menggigit kuku.  Idenya sederhanya, jika tak ada yang bisa digigit, maka kebiasaan untuk menggigit kuku dapat dihindari. Untuk itu, kamu perlu secara rajin menggunting kuku agar pendek.

  1. Lakukan Perawatan Kuku secara Teratur

Menurut EHE, lembaga nasional pencegahan penyakit di Amerika Serikat, orang yang melakukan perawatan kuku, seperti manikur, cenderung jarang menggigit kuku. Alasan insentif finansial menjadi penyebab orang berhenti menggigiti kuku karena mereka telah mengeluarkan sejumlah uang untuk manikur.

Menghentikan suatu kebiasaan bukanlah hal yang mudah apalagi jika masalah gangguan kejiwaan terlibat di dalamnya. Hubungi dokter jika kebiasaan ini sudah mempengaruhi kesehatan diri sendiri.

Review : dr. Denita

Yuk, konsultasi dokter gratis dengan dokter SEHATI:  http://line.me/ti/p/~@Wecare.id

Sumber:

https://www.thesun.co.uk/news/6184407/dad-nearly-dies-from-biting-his-fingernails-after-it-triggered-killer-sepsis-infection/

https://www.huffpost.com/entry/nail-biting-tips_n_5a999152e4b0a0ba4ad2e8cb

https://www.webmd.com/a-to-z-guides/stop-nail-biting-tips#1

https://www.healthline.com/health/how-to-stop-biting-your-nails#takeaway

https://hellogiggles.com/beauty/how-to-stop-nail-biting-10-steps/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *