8 Gejala Diabetes, Salah Satunya Sering Buang Air Kecil

Diabetes Melitus, atau sebagian orang menyebutnya dengan istilah diabetes atau penyakit kencing manis, merupakan penyakit yang disebabkan oleh gangguan metabolik yang terjadi dalam kurun waktu cukup lama dikarenakan pankreas tidak cukup memproduksi insulin. Bisa juga terjadi karena tubuh tidak mampu menggunakan insulin yang dihasilkan dengan efektif. Insulin merupakan hormon yang berfungsi untuk mengatur keseimbangan gula darah di tubuh kita.

Berdasarkan informasi dari Pusat Data dan Informasi Kementrian Kesehatan RI, terjadi dua kali lipat peningkatan proporsi penderita diabetes melitus untuk penderita berusia di atas 15 tahun pada Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 jika dibandingkan dengan tahun 2007. Indonesia berada di peringkat keempat negara dengan privalensi diabetes tertinggi di dunia. Posisi Indonesia berada di bawah India, China juga Amerika Serikat. Pada tahun 2030, data WHO memperkirakan akan terjadi peningkatan penderita diabetes yang signifikan di Indonesia, yaitu sekitar  12,3 juta.

 

Menurut dr. R. Bowo Pramono, Sp.Pd.KEMD(K), yang merupakan seorag ahli penyakit Dalam  dari Fakultas Kedoteran UGM, 60% penduduk Indonesia tidak menyadari bahwa mereka mengidap Diabetes. Oleh karena itu penyakit ini sering disebut juga sebagai silent killer. Seringkali komplikasi terjadi karena mereka tidak menyadari bahwa sebenarnya mereka telah terkena penyakit diabetes.

 

Tipe Penyakit Diabetes

Ada dua kategori utama diabetes, yaitu tipe 1 dan juga tipe 2.

  • Tipe 1, atau disebut juga dengan diabetes ketergantungan insulin, disebabkan oleh kurangnya produksi insulin.
  • Tipe 2, atau diabetes yang tidak tergantung pada insulin, terjadi karena penggunaan insulin oleh tubuh yang tidak efektif.

 

Kenali 8 Gejala Umum Diabestes di Bawah Ini

Agar terhindar dari penyakit diabetes, ada baiknya Anda memperhatikan delapan gejala umum diabetes di bawah ini.

  1. Sering merasa haus

Karena sering buang air kecil menyebabkan Anda merasa kehausan. Salah satu gejala umum penderita diabetes adalah mereka sering mengkonsumsi minuman seperti jus, susu cokelat , atau soda untuk menghilangkan dahaga mereka. Minuman manis ini kemudian memenuhi aliran darah dengan gula berlebih, yang dapat menyebabkan masalah lagi.

  1. Sering buang air kecil

Apakah akhir-akhir ini Anda merasa bahwa Anda sering bolak-balik ke kamar mandi untuk buang air kecil? Sering buang air kecil atau buang air kecil berlebihan, yang dikenal juga dengan sebagai poliuria, adalah tanda bahwa gula darah Anda cukup tinggi. Gula darah tinggi menyebabkan Anda sering buang air kecil. Jika Anda terlalu sering ke kamar mandi sehingga membuat Anda terjaga di malam hari maka Anda patut berhati-hati. Itu bisa jadi gejala diabetes yang harus Anda waspadai.

  1. Sering merasa lapar

Jika Anda mengidap diabetes, Anda akan sering merasa lapar. Otak terus-menerus menyuruh Anda untuk makan, seolah-olah Anda belum makan apa-apa.

Ini terjadi karena penderita diabetes tidak dapat mengatur sendiri gula darah dengan baik, yang menyebabkan fluktuasi yang signifikan dalam kadar gula darah. Ketika tingkat gula darah menurun, otak Anda berpikir bahwa Anda lapar dan  membutuhkan asupan gula dan kalori.

  1. Penurunan berat badan yang tidak normal

Perhatikan berat tubuh Anda. Apakah berat tubuh Anda menurun secara tidak normal? Turun berat badan bisa menjadi salah satu gejala diabetes yang tak terdeteksi. Menurut Dr. Cypess, Dr. Aaron Cypess, asisten profesor kedokteran di Harvard Medical School dan staf dokter di Joslin Diabetes Center, penurunan berat badan berasal dari dua hal. Pertama karena hilangnya air dalam tubuh Anda (dikarenakan buang air kecil) dan kedua Anda kehilangan beberapa kalori dalam urin dan Anda tidak menyerap semua kalori dari gula dalam darah Anda.

  1. Sering merasa lelah

Jika Anda merasa lelah dan lesu yang tidak wajar, bisa jadi ini gejala awal diabetes. Kelelahan atau kelesuan ekstrim membuat Anda terlalu lemah untuk melakukan kegiatan sehari-hari yang biasa Anda lakukan. Hal ini disebabkan karena alih-alih memasuki sel dan berubah menjadi energi, gula Anda berada dan menetap di dalam darah sehingga membuat kadar gula menjadi tinggi. Tubuh juga mengeluarkan energi tambahan untuk mengkompensasi kadar gula yang tidak teratur. Ginjal bekerja terlalu keras, ditambah lagi dengan gumpalan gula dalam darah dan kurang tidur (karena sering buang air kecil) menyebabkan Anda sering merasa lelah dan lesu.

  1. Luka susah sembuh

Jika Anda mendapati luka, infeksi atau memar yang susah sembuh, ini dalah gejala klasik diabetes lainnya yang harus Anda waspadai. Umumnya ini terjadi karena pembuluh darah dirusak oleh jumlah glukosa yang berlebihan yang menyebar ke pembuluh vena dan arteri. Ini menyulitkan darah untuk menjangkau berbagai area tubuh.

  1. Penglihatan kabur

Masalah mata diabetes terjadi ketika kadar glukosa darah tidak ditangani. Kondisi yang paling umum yang terkait dengan diabetes adalah retinopati yang dapat disebabkan oleh tekanan darah tinggi yang terkait dengan diabetes.

  1. Kesemutan dan mati rasa di kaki

Sering merasa kesemutan? Bisa jadi ini gejala diabetes. Jika tubuh Anda menyimpan terlalu banyak gula, syaraf Anda bisa rusak. Tidak hanya syaraf, namun pembuluh darah kecil yang memberi makan saraf-saraf itu pun bisa ikut rusak sehingga Anda mungkin mengalami kesemutan atau mati rasa di tangan dan kaki.

Yuk, konsultasi dokter gratis dengan dokter SEHATI:  https://wecare.id/sehati

Sumber:

http://www.depkes.go.id/resources/download/pusdatin/infodatin/infodatin-diabetes.pdf

https://www.ristekdikti.go.id/60-persen-masyarakat-indonesia-tidak-sadar-mengidap-diabetes/

https://www.rd.com/health/conditions/signs-diabetes/

https://www.healthline.com/health/diabetes/early-warning-signs-type-2-diabetes#3

https://www.dietvsdisease.org/9-early-signs-of-diabetes-symptoms-in-adults-and-children/

http://www.health.com/health/gallery/0,,20442821,00.html#slow-healing-0

https://www.express.co.uk/life-style/health/770038/diabetes-symptoms-type-2-type-1-UK-seven-signs

https://www.medicalnewstoday.com/info/diabetes/diabetessymptoms.php

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *